LinkedIn: Profesional Tetap Produktif Selama Pandemi

    Lufthi Anggraeni - 12 Juni 2020 14:15 WIB
    LinkedIn: Profesional Tetap Produktif Selama Pandemi
    LinkedIn menyebut profesional tetap produktif selama keterbatasan akibat pandemik COVID-19.
    Jakarta: Pandemik COVID-19 dilaporkan LinkedIn tidak menyebabkan semangat profesional meredup dalam menjalankan aktivitas pekerjaan mereka. LinkedIn juga menyebut bahwa pandemi menyebabkan berdampak negatif pada sejumlah industri sebagai dampak dari pembatasan sosial berskala besar.

    Selama penerapan kebijakan yang kini telah berlangsung selama dua bulan, pekerja profesional dan dunia bisnis disebut LinkedIn telah belajar dan terus beradaptasi dalam memasuki periode New Normal atau kenormalan baru.

    Dalam laporan terbarunya, LinkedIn menyebut bahwa pekerja profesional telah mempelajari cara baru untuk mengatasi stress menyoal pekerjaan dan rumah, atau memiliki keterampilan baru yang dibutuhkan untuk mengelola tim dari jarak jauh.

    Sementara itu untuk pencari kerja, LinkedIn menemukan bahwa mereka mempelajari keterampilan dalam menghadapi pasar kerja yang sulit. Sejumlah pencari kerja juga dicatat LinkedIn meningkatkan keterampilan yang dimiliki saat ini.

    Dan untuk usaha kecil menengah, LinkedIn juga menemukan bahwa mereka mempelajari cara menjalin hubungan dengan klien dari jarak jauh, atau memahami cara melindungi keuangan di masa sulit. Dan pada bulan April 2020, LinkedIn mencatat pengguna program Learning di seluruh dunia menghabiskan waktu menonton konten selama 7,7 jam.

    Jumlah ini meningkat tiga kali lipat jika dibandingkan dengan jumlah jam menonton pada bulan Februari lalu, dan dua kali lipat jika dibandingkan dengan bulan Maret. Jumlah peningkatan tersebut tergolong signifikan, terutama untuk kategori manajer dan pencari kerja, serta pelaku di industri rekreasi dan perjalanan.

    Peningkatan tersebut disebut LinkedIn terjadi saat berbagai perusahaan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) pada seluruh kantor perwakilannya di seluruh dunia, sebagai akibat dari pandemik COVID-19.

    Sementara itu, LinkedIn juga menyampaikan bahwa program keterampilan terbanyak yang diikuti penggunanya adalah Zoom dengan peningkatan sebesar 6086 persen, Pekerjaan Virtual dengan
    peningkatan sebesar 5804 persen, dan Telecommuting sebesar 5705 persen.

    Metode bekerja dari jarak jauh juga disebut LinkedInd semakin menjadi harapan untuk tenaga kerja multi generasi. Hal ini didukung oleh survei global yang menunjukkan bahwa 45 persen pemimpin senior mengaku akan mempertimbangkan peralihan lebih permanen ke kegiatan atau konferensi virtual.

    Sedangkan sebanyak 44 pemimpin senior menegaska akan mengevaluasi kebijakan kerja jarak jauh lebih permanen. Hal ini mengindikasikan bahwa metode bekerja dari jarak jauh akan tetap dipertahankan meski pandemi telah usai.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id