HP Tarik Kembali Lebih Banyak Baterai Laptop di Pasar

    Lufthi Anggraeni - 16 Maret 2019 12:18 WIB
    HP Tarik Kembali Lebih Banyak Baterai Laptop di Pasar
    HP menarik kembali lebih banyak baterai laptop dan workstation mobile karena khawatir bahaya kebakaran.
    Jakarta: HP tengah memperluas proses penarikan kembali baterai laptop dan workstation mobile atas dasar kekhawatiran bahaya kebakaran. HP mengumumkan proses penarikan kembali baterai dalam jumlah lebih banyak pada bulan Januari lalu.

    Namun, Consumer Product Safety Commission tidak mengunggah informasi ini pada situs mereka hingga pekan ini akibat penutupan akses internet yang dilakukan oleh pemerintah. Pada bulan Januari 2018, HP menarik kembali 50 ribu baterai, tindak lanjut penarikan 101 ribu baterai pada tahun sebelumnya.

    Sejak saat itu, HP telah menerima delapan laporan terkait dengan insiden yang melibatkan baterai karyanya di wilayah Amerika Serikat. Baterai tersebut dilaporkan mengalami peningkatan suhu, meleleh, atau hangus.

    Laporan terkait baterai HP ini juga termasuk satu insiden dengan korban luka kecil dan dua insiden kerusakan properti dengan total kerugian mencapai USD1.100 (Rp15,6 juta). Pada tahun ini, HP menarik kembali sebanyak 78.500 unit baterai.

    Unik bermasalah didistribusikan dalam komputer notebook dan workstation mobile yang dipasarkan dari bulan Desember 2015 hingga April 2018, dan dipasarkan secara terpisah antara bulan Desember 2015 hingga Desember 2018.

    HP menghadirkan situs khusus, memungkinkan konsumen untuk mendapatkan informasi terkait nomor kode unit baterai yang terdampak oleh proses penarikan kembali ini. Sebelumnya, HP secara resmi mengumumkan kehadiran laptop premium terbarunya, HP Spectre Folio 13 Convertible PC di Indonesia.

    Sementara itu, pada tahun 2019 ini, HP mengaku semakin terfokus pada segmen perangkat premium. Kehadiran generasi milenial yang kian mendominasi demografis konsumen juga disebut HP sebagai alasan perusahaannya lebih terfokus pada segmen perangkat premium ini.

    Generasi milenial dinilai memiliki kebutuhan berbeda dari generasi sebelumnya, salah satunya akibat mobilitas yang tinggi. Dan  daya beli masyarakat di Indonesia disebut sejumlah survei telah mengalami peningkatan.

    Tidak hanya menyoal fokus ke perangkat premium, dominasi generasi milenial turut menjadi alasan HP menggandeng fasilitas coworking space, dengan Conclave. Dalam kolaborasi ini, HP membawa HP Experience Corner yang berisi jajaran produk HP yang menunjanh produktivitas sekaligus kolaborasi untuk sesuai gaya bekerja milenial. 



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id