KESAN Tegaskan Data Pengguna Aman

    Lufthi Anggraeni - 19 November 2020 16:32 WIB
    KESAN Tegaskan Data Pengguna Aman
    KESAN menegaskan data pengguna aplikasinya aman, di tengah laporan penjualan data pengguna oleh Muslim Pro.
    Jakarta: Insiden penjualan data pribadi pengguna kepada Badan Militer Amerika Serikat via perusahaan pihak ketiga yang dilaporkan dilakukan sejumlah aplikasi, termasuk aplikasi yang menyasar umat Islam, Muslim Pro, menggegerkan jagat internet, terutama negara dengan jumlah penduduk muslim besar.

    Serupa insiden serupa sebelumnya, hal ini berpeluang besar untuk menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aplikasi. Insiden ini turut mendorong pengembang aplikasi lain, terutama yang menyasar umat islam, untuk merilis klarifikasi mereka, salah satunya adalah aplikasi Kesan.

    Aplikasi yang secara resmi diluncurkan pada bulan Mei 2019 lalu ini menegaskan bahwa kerahasiaan data penggunanya terjaga dengan aman. Aplikasi KESAN yang merupakan singkatan dari Kedaulatan Santri ini menegaskan bahwa harga data pengguna tidak ternilai.

    “Setiap download adalah amanah yang harus dijaga. Terlebih lagi, data para pengguna yang tak ternilai harganya. Tentunya akan terus kami jaga kerahasiaannya untuk selamanya. Sebab KESAN bukanlah sekadar aplikasi Islami di HP-mu, tidak pula sekadar penunjang ibadahmu, tetapi juga sahabat sejatimu,” ujar KESAN via siaran pers yang didistribusikannya.

    Sebagai pengingat, aplikasi KESAN (Kedaulatan Santri) diklaim berbekal konten lengkap, sehingga juga dapat digunakan oleh siswa di institusi pendidikan Pesantren atau santri. Kala itu, CEO KESAN Hamdan Hamedan menyebut berdasarkan pengalamannya sebagai santri, untuk melakukan ibadah tergolong lebih mudah.

    Saat ini, menjalankan ibadah dinilainya lebih sulit, sebab tidak adanya ajakan untuk melakukan ibadah tersebut. Dan berdasarkan riset, aplikasi keagamaan yang saat ini tersedia di pasar belum komprehensif untuk santri.

    Karenanya, aplikasi Kesan ini dirancang atas dasar pertimbangan tujuan untuk menemani santri, purna santri dan umat islam, serta membantu mengingatkan terkait ibadah yang dapat dilakukan di hari-hari tertentu.

    Sebelumnya, pada akhir bulan Oktober lalu, KESAN mengumumkan perkembangan layanannya menjelang Hari Santri Nasional pada tanggal 22 Oktober. Layanan terbarunya ini berupa marketplace yang ditujukan bagi santri pesantren.

    Layanan marketplace bernama U-Mart ini menyediakan marketplace Islami ramah santri serta ditujukan untuk mendukung digitalisasi UMKM yang dirintis santri di Tanah Air. Saat virtual launching, KESAN mengklaim ada lebih dari 1.000 UMKM yang telah bergabung di U-Mart KESAN.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id