Akibat Virus Korona, Foxconn Bakal Produksi iPhone di India?

    Cahyandaru Kuncorojati - 10 Februari 2020 16:42 WIB
    Akibat Virus Korona, Foxconn Bakal Produksi iPhone di India?
    Ilustrasi. (Foxconn)
    Jakarta: Di akhir Januari, dilaporkan bahwa Foxconn yang merupakan pemilik manufaktur dan supplier komponen iPhone menutup produksinya sementara. Langkah ini dilakukan menyusul instruksi pemerintah Tiongkok

    Banyak pengamat bisnis meyakini hal ini akan berdampak serius terhadap bisnis Apple. Foxconn sempat menyatakan bahwa proses produksi akan kembali berlangsung pada hari ini. Namun, pengamat bisnis Apple ternama yitu Ming Chi Kuo meyakini Foxconn akan mengalami kesulitan.

    Dikutip dari 9to5Mac, ternyata Foxconn merilis pernyataan hari ini waktu setempat bahwa mereka masih menunggu izin dari pemerintah setempat. Meskipun sebelumnya diklaim sekitar 10 ribu pekerja siap kembali bertugas.

    "Kami belum menerima pesanan dari pelanggan kami (Apple) untuk melanjutkan proses produksi lebih awal dari rekomendasi pemerintah setempat," tulis pihak Foxconn. Hal ini juga disebut akan diberlakukan bagi toko atau Apple Store di seluruh Tiongkok.

    Sumber lain dari menyatakan Apple Store yang rencananya kembali dibuka pada tanggl 10 Februari 2020 waktu setempat dimundurkan menjadi 13 Februari 2020. Namun, Apple Store hanya dibuka dengan durasi terbatas.

    Kepada Apple Insider, Kuo menyebut bahwa produksi iPhone di Tiongkok masih dalam tahap tidak jelas akibat virus Korona. Dia menduga bahwa beberapa jenis iPhone produksinya dipindakan ke fasilitas Foxconn di India dan Taiwan.

    Kuo mengklaim bahwa pusat produksi Foxconn di Zhengzhou, Tiongkok, yang ikut ditutup akibat wabah virus Korona punya posisi penting. Di lokasi ini Apple menyerahkan produksi atau perakitan iPhone 11 dan iPhone 11 Pro.

    Informasi yang diberikan Kuo tidak akan kepastian kapan pusat produksi tersebut dibuka kembali. Kuo menganalisa bahwa jumlah pekerja yang kembali hanya akan mencapai 40 hingga 60 persen. Artinya, proses produksi tidak berjalan 100 persen.

    Pusat produksi Foxconn di kota Shenzhen juga mengalami dmapak serupa dari virus Korona. Rumor yang diberikan oleh Kuo menyebutkan bahwa di lokasi ini Apple sedang menyiapkan produk iPhone 12 yang akan menjadi produk terbaru Apple tahun ini.

    Kuo memperingatkan bahwa jumlah pekerja kemungkinan hanya mencapai 50 persen atau terendah adalah di angak 30 persen. Meskipun begitu pihak Foxconn sekali lagi menyatakan bahwa mereka siap berfungsi penuh saat pemerintah sudah mengizinkan pusat produksi dibuka.

    Di India sendiri terdapat cabang produksi dari Foxconn yang merupakan hasil kerja sama pemerintah India dan perusahaan ini sejak tahun 2015. Fasilitas produksi di India sendiri awalnya direncanakan untuk memproduksi iPhone terbaru seri terjangkau iPhone SE 2.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id