Microsoft Hadirkan fitur Eye Contact di Surface Pro X

    Lufthi Anggraeni - 25 Juli 2020 10:47 WIB
    Microsoft Hadirkan fitur Eye Contact di Surface Pro X
    Microsoft mulai menggulirkan fitur koreksi kontak mata di perangkat Surface Pro X.
    Jakarta: Microsoft mulai menggulirkan fitur Eye Contact dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk Surface Pro X, beberapa bulan setelah pertama kali diumumkan untuk laptop Surface dengan dukungan chipset ARM pada tahun 2019 lalu.

    Mengutip The Verge, fitur ini digulirkan sebagai bagian dari Windows 10 Insider Preview Build 20175, artinya akan dirilis secara lebih luas dalam waktu dekat. Menurut Microsoft, fitur baru ini mengandalkan kapabilitas prosesor Microsoft SQ1 untuk menyesuaikan arah lihat mata di panggilan video atau chat.

    Hal ini ditujukan untuk memastikan pengguna selalu terlihat melakukan kontak mata dengan kamera, bahkan jika lensa berada di samping atau pengguna sedikit menunduk untuk melihat layar.

    Saat diaktifkan, koreksi kontak mata ini akan secara otomatis diaplikasikan kepada berbagai aplikasi yang menggunakan kamera webcam, meski Surface Pro X dalam mode landscape.

    Teknologi ini dilaporkan melibatkan kemampuan AI unik dari prosesor SQ1 berbasis ARM, yang memungkinkan pemanfaatan fitur ini di Surface X. Hal ini berarti, fitur tersebut tidak akan tersedia di komputer Windows x86 reguler.

    Sebab pemrosesan yang dilakukan fitur ini mengonsumsi daya dalam jumlah besar, dinilai tidak dapat ditangani oleh perangkat reguler. Namun, Microsoft bukanlah satu-satunya perusahaan yang mengembangkan fitur koreksi tatapan mata.

    Apple dilaporkan juga tengah mengembangkan fitur serupa bertajuk FaceTime Attention Correction. Fitur ini hadir dalam versi awal dengan fungsionalitas yang ditampilkan di iOS 13 beta pada tahun lalu, sebelum dihilangkan dari versi akhir iOS 13.

    Situs iOS 14 Apple menampilkan fitur tersebut, sehingga pengguna iPad dan iPhone tidak akan menunggu lama untuk dapat memanfaatkan fitur ini dalam panggilan di FaceTime.

    Sebelumnya, Microsoft mengunggah laporan pendapatan kuartal keempat fiskal, mengalahkan ekspektasi Wall Street baik dalam hal penjualan maupun keuntungan selama tiga periode bulan terakhir.

    Laporan pendapatan ini menampilkan bahwa berbagai divisi di Microsoft mendapatkan manfaat dari efek pandemi, akibat peralihan ke metode kerja dari jarak jauh. Microsoft juga mendapat keuntungan dari semakin tingginya masyarakat memanfaatkan gaming, konferensi video dan aktivitas virtual lain untuk mendukung aktivitas selama berdiam diri di rumah.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id