Eksekutif HTC Sebut Game dan Film VR jadi Aplikasi Terbaik 5G

    Lufthi Anggraeni - 05 Oktober 2019 09:08 WIB
    Eksekutif HTC Sebut Game dan Film VR jadi Aplikasi Terbaik 5G
    HTC menyebut bahwa teknologi Virtual Reality (VR) akan menjadi aplikasi terbaik untuk jaringan 5G.
    Jakarta: SVP Products and Strategy HTC Vive Raymond Pao menyebut bahwa teknologi Virtual Reality (VR) akan menjadi aplikasi terbaik untuk jaringan 5G. Pao mengaku tidak yakin bahwa bandwith lebih tinggi dan latensi lebih rendah cukup untuk mendorong adopsi konsumen.

    Pao menyebut kedua kualitas dari jaringan 5G merupakan kunci dari pengalaman mengagumkan. Film VR dan game cloud diprediksi Pao akan menjadi segmen aplikasi terbesar saat 5G dikombinasikan dengan VR.

    Pernyataan Pao ini didasarkan pada laporan yang dirilis oleh Ericsson. Pao juga menyebutkan aplikasi Light Fields sebagai contoh yang dinilainya lebih canggih jika dibandingkan dengan 3D yang ditampilkan di bioskop.

    Light Fields ini juga memungkinkan pengguna untuk melihat obyek di sekitar. Pemilik HTC Vive, Oculus Rift atau Mixed Reality Headset dapat mengunduh aplikasi tersebut secara gratis dan mencobanya.

    Aplikasi ini hanya menampilkan gambar tidak bergerak, namun masih tersedia cara agar teknologi Light Fields ini dapat digunakan di film. HTC berencana untuk mengintegrasikan VR 5G ke ponsel karyanya di masa depan.

    Rencana ini merupakan antisipasi menyambut film berteknologi Light Fields dan pengalaman VR didukung 5G menjadi hal umum di kalangan masyarakat. Pao memprediksi bahwa aplikasi VR ini akan berkembang dengan cepat, sekitar satu hingga satu setengah tahun setelah 5G populer.

    Sebelumnya, HTC meluncurkan Vive Focus Plus pada bulan April lalu, setelah sebelumnya dipamerkan pada bulan Februari seharga USD799 (Rp11,3 juta). Vive Focus Plus merupakan headset mandiri dengan controller yang bisa melacak gerakan, yang diluncurkan tidak lama setelah Vive Focus.

    Keduanya memiliki spesifikasi serupa, tapi Vive Focus Plus memiliki keterbatasan soal pelacakan gerakan. Perangkat baru HTC ini mirip dengan Oculus Quest, hanya saja, ia tidak ditujukan untuk konsumen, tapi pelanggan bisnis.

    Sama seperti pendahulunya, Vive Focus Plus masih menggunakan system-on-chip Qualcomm Snapdragon 835. Untuk satu mata, ia memiliki resolusi 1.440 x 1.600, sama seperti Oculus Quest atau headset VR lain yang lebih baru.

    Sementara itu seperti yang telah diperkirakan, HTC akan kembali ke pasar India setelah keluar dari pasar ini pada tahun 2018 lalu. Perusahaan ini baru saja mengunggah teaser ponsel baru pada akun Twitter resminya.

    Berdasarkan tampilannya, perangkat ini diperkirakan sebagai HTC Wildfire dengan dukungan layar berukuran 6,2 inci dan desain layar berponi, kamera ganda dan dukungan chipset Helio P23, sert akan dipasarkan pada segmen entry-level.

    Sayangnya pada teaser tersebut tidak terdapat informasi terkait waktu peluncuran ponsel ini. Layar HTC Wildfire disebut akan mengusung resolusi 720 x 1.520 piksel, serta berbekal kamera depan bersensor 16MP.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id