Apple dan Imagination Technologies Perbarui Kesepakatan

    Lufthi Anggraeni - 03 Januari 2020 10:24 WIB
    Apple dan Imagination Technologies Perbarui Kesepakatan
    Apple menandatangani kesepakatan multi-tahun dengan Imagination Technologies.
    Jakarta: Apple memulai tahun baru 2020 dengan menandatangani kesepakatan jangka panjang dengan pemasok chip GPU berbasis di Inggris, Imagination Technologies. Imagination mengonfirmasi informasi melalui siaran pers yang dirilisnya.
     
    Dalam siaran pers tersebut, Imagination menyebut bahwa kesepakatan ini dibangun berbasis kesepakatan sebelumnya antara dua perusahaan tersebut pada tahun 2014, dan memberikan Apple akses ke IP milik Imagination sebagai pengganti biaya lisensi.
     
    Kerja sama antara kedua perusahaan ini telah terjalin sejak iPhone generasi pertama yang menggunakan GPU PowerVR MBX. Pada tahun 2017, Apple memutuskan untuk mengembangkan GPU karyanya, beserta chipset A11 Bionic.
     
    Chipset ini pertama kali mendukung iPhone X, dan secara efektif mengindikasikan akhir kerja sama antara Apple dengan Imagination Technologies. Kerja sama ini berdampak besar pada Imagination, sebab kerugian Apple berarti kerugian hingga separuh untuk perusahaan tersebut.
     
    Sementara itu pada tahun 2017 lalu, Imagination mengakuisisi perusahaan ekuitas Tiongkok Canyon Bridge dan pada tahun yang sama menuduh Apple melakukan pelanggaran terhadap kekayaan intelektual miliknya.
     
    Dan baru-baru ini, Imagination mengumumkan GPU mobile IMG A-Series terbarunya, yang disebut sebagai GPU of Everything dengan pengaplikasian di ranah komputasi mobile, otomotif dan AIoT.
     
    Sebelumnya, TSMC dilaporkan akan memproduksi chipset Apple A14 untuk model iPhone 2020, dan produksi akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2020 sebagai persiapan untuk peluncuran pada Q3 yang biasa dilakukan oleh Apple.
     
    Chipset A14 akan diproduksi dengan menggunakan proses 5nm baru TSMC dan permintaan Apple akan mendominasi dua per tiga dari kapasitas pabrik TSMC. Selain itu, iPhone 12 berpeluang untuk menjadi smartphone pertama di pasar dengan chipset 5nm.
     
    Sementara itu, Japan Display dilaporkan tengah berdiskusi dengan Apple dan Sharp terkait dengan penjualan pabrik panel layar smartphone utamanya sebesar USD820 juta (Rp11,3 triliun). Sharp merupakan unit Foxconn, manufaktur kontrak yang bertanggung jawab soal perakitan iPhone.
     
    Sharp juga menjual panel layar kepada Apple dan disebut tengah berdiskusi dengan Japan Display terkait dengan rencana membeli pabrik setelah klien tanpa nama meminta untuk melakukan hal tersebut.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id