Fujifilm Yakin Pasar Mirrorless Tumbuh dan Saingi Ponsel

    Ellavie Ichlasa Amalia - 02 Mei 2018 15:34 WIB
    Fujifilm Yakin Pasar Mirrorless Tumbuh dan Saingi Ponsel
    Salah satu kamera kelas menengah Fujifilm. (Medcom.id)



    Surabaya: Saat ini, ada banyak smartphone yang mengunggulkan fitur kamera. Terkadang, perusahaan smartphone bahkan mengklaim bahwa foto yang dihasilkan menggunakan ponselnya lebih baik dari hasil foto kamera DSLR.

    Lalu, bagaimana Fujifilm menyikapi ini? "Smartphone tetap memiliki banyak keterbatasan," kata Marketing Manager Electronic Image Anggiawan Pratama saat ditemui dalam acara pembukaan showroom Fujifilm di Surabaya.

     



    Salah satunya, dia menjelaskan, kamera ponsel memiliki sensor yang lebih kecil karena keterbatasan ruang pada ponsel. Dia menganggap, hasil foto kamera ponsel masih kalah jika dibandingkan dengan hasil foto kamera. 

    Fujifilm perlu mengedukasi masyarakat akan hal itu. Itu menjadi salah satu alasan mengapa Fujifilm berencana untuk mengadakan kelas rutin di showroom mereka di Surabaya. Kelas itu bertujuan untuk membantu peserta belajar fotografi, mulai dari fotografi dasar hingga fotografi khusus.

    General Manager Electronic Imaging Division Fujifilm Indonesia, Johanes J. Rampi menyebutkan, rencananya, kelas ini akan diadakan setiap minggu dan bisa diikuti dengan gratis. "Pemilihan tema kelas akan disesuaikan dengan tren," kata Johanes.

    "Pengguna baru juga bisa mendapatkan edukasi. Karena kemungkinan, kebanyakan kelas ini akan membahas dasar fotografi selain tema khusus seperti lanskap dan pernikahan."

    Fujifilm Yakin Pasar Mirrorless Tumbuh dan Saingi Ponsel
    Showroom Fujifilm di Surabaya menampilkan kamera beserta lensa kamera. (Medcom.id)

    Bagaimana dengan keadaan pasar kamera di Indonesia? Anggiawan menyebutkan bahwa pertumbuhan pasar kamera mirrorless masih cukup tinggi. Tahun lalu, pertumbuhan pengguna kamera mirrorless tumbuh hingga 50 persen.

    "Di Indonesia, untuk pasar mirrorless, kita menjadi nomor dua dari segi pangsa pasar. Kami melihat tren kamera mirrorless masih tumbuh. Memang, penggunaan kamera digital menurun, tapi kamera mirrorless masih naik," katanya.

    Fujifilm melihat potensi pasar kamera mirrorless di Indonesia cukup bear. "Pertumbuhan pengguna mirrorless kurang lebih sekitar 25 persen per tahun. Tahun lalu, pertumbuhan mencapai lebih dari 50 persen. Tahun ini, angka itu memang mulai menurun, tapi masih cukup besar," ujarnya. 

    Salah satu target pasar Fujifilm adalah orang-orang yang ingin mengganti kamera DSLR. "Mereka ingin menggunakan kamera dengan ukuran lebih kecil tapi menghasilkan foto dengan hasil kurang lebih sama," kata Anggiawan.

    "Atau mereka yang tidak familiar dengan fotografi, tapi tertarik untuk membuat konten untuk media sosial seperti Facebook dan Instagram lalu merasa hasil foto smartphone masih tidak cukup."

    Fujifilm Yakin Pasar Mirrorless Tumbuh dan Saingi Ponsel
    Fujifilm X-A5 berwarna Dark Silver. (Medcom.id)

    Mengingat Fujifilm masih melihat adanya potensi pertumbuhan pasar kamera mirrorless di Indonesia, tidak heran jika mereka juga meluncurkan X-A5 dengan warna baru hari ini, yaitu Dark Silver.

    Kamera tersebut untuk kalangan laki-laki karena dianggap lebih elegan. Selama bulan Mei, Fujifilm bekerja sama secara eksklusif dengan Tokopedia untuk menjual kamera barunya itu. 

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id