DCI Raih 2 ISO, Siap Masuk Bersaing di Pasar Data Center Global

    Lufthi Anggraeni - 16 Oktober 2020 11:07 WIB
    DCI Raih 2 ISO, Siap Masuk Bersaing di Pasar Data Center Global
    Foto: DCI
    Jakarta: Penyedia layanan data center DCI mengumumkan meraih sertifikasi ISO 14001 untuk Sistem Manajemen Lingkungan, dan ISO 45001 terkait Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk memenuhi standar operasional berskala internasional.

    ISO 45001, merupakan suatu standar internasional baru yang dapat diterapkan oleh organisasi untuk menetapkan, menerapkan, memelihara, dan meningkatkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
     
    Sedangkan ISO 14001 merupakan standar internasional dalam menerapkan persyaratan untuk sistem manajemen lingkungan (SML). Ini dirancang untuk semua jenis organisasi, terlepas dari aktivitas atau sektornya, agar dapat memberikan jaminan kepada manajemen perusahaan dan karyawan serta pemangku kepentingan eksternal bahwa dampak lingkungan dapat terukur dan ditingkatkan.

    ISO 14001 juga membantu organisasi meningkatkan efisiensi sumber daya, mengurangi limbah, dan menurunkan biaya.

    “Sebagai perusahaan lokal yang menyediakan layanan data center kelas dunia, DCI telah membuktikan komitmennya untuk secara konsisten menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Selain itu, ini merupakan bagian untuk terus melakukan upaya perbaikan serta peningkatan yang berkesinambungan dalam proses bisnis," kata Sales & Marketing Director DCI Indonesia, JC Gani.
     
    Dengan meraih sertifikasi ISO 14001 terkait sistem manajemen lingkungan (SML), DCI mengklaim telah menerapkan data center hemat energi dengan Power Usage Effectiveness (PUE) yang rendah. S
     
    Dalam menyambut persaingan bisnis data center global, DCI Indonesia secara bertahap melakukan pembangunan gedung data center dan terus memberikan layanan data center yang selalu siap.

    Sejalan dengan itu, DCI berhasil meraih ISO 45001 terkait kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang dimanfaatkan untuk dapat konsisten memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bagi SDM dengan memperhatikan dampak aktivitas perusahaan.
     
    ISO 45001 menjadi penting bagi perusahaan, agar dapat mengidentifikasi bahaya dan risiko yang berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan serta membantu dalam mengembangkan proses untuk mengurangi angka kecelakaan kerja serta yang berkaitan dengan persyaratan hukum dalam sistem manajemen K3. 

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id