Tik Tok Buat Smartphone Sendiri?

    Lufthi Anggraeni - 28 Mei 2019 09:05 WIB
    Tik Tok Buat Smartphone Sendiri?
    ?Pengembang Tik Tok dilaporkan tengah mengembangkan smartphone karyanya.
    Jakarta: Amazon menciptakan Fire Phone untuk mempromosikan layanannya dan Facebook bekerja sama dengan HTC untuk membuat smartphone khusus. Kedua produk ini berakhir dengan kegagalan. Namun, itu tidak menghentikan niat Tik Tok untuk melakukan hal yang sama.

    Menurut laporan Financial Times, sumber di industri mengklaim bahwa aplikasi viral yang dimiliki oleh ByteDance tersebut, saat ini tengah mengembangkan smartphone karyanya. Smartphone ini berbekal rangkaian aplikasi karya pengembang ByteDance.

    Rangkaian aplikasi itu termasuk platform agregasi konten TopBuzz dan platform berita News Republic. Proyek pengembangan smartphone tersebut merupakan gagasan pendiri ByteDance, Zhang Yiming. Dia yakin dapat melakukan ini setelah mengakuisisi sejumlah paten dari Smartisan, perusahaan pembuat smartphone asal Tiongkok. 

    Informasi detail terkait desain dan spesifikasi smartphone TikTok ini belum tersedia, tapi perangkat ini diperkirakan akan ditujukan untuk segmen konsumen beranggaran terbatas dengan usia remaja.

    Sebagai informasi, Tik Tok merupakan salah satu aplikasi terpopuler di pasar India dan Tiongkok. Kedua negara ini juga merupakan tempat yang masyarakatnya sangat gemar dengan ponsel berharga terjangkau.

    Hingga saat ini, belum tersedia informasi pasti terkait dengan waktu peluncuran smartphone Tik Tok tersebut di berbagai pasar di dunia. Sebelumnya, aplikasi video milik perusahaan Tiongkok, ByteDance ini telah diunduh sebanyak lebih dari satu miliar kali di dunia.

    Perusahaan aplikasi analitik, Sensor Tower mengamati jumlah unduhan di versi iOS dan Android dari TikTok. Mereka menyebutkan, pada bulan Januari saja, Tik Tok telah diunduh sebanyak 71 juta kali.

    Salah satu pendorong pertumbuhan Tik Tok adalah mergernya dengan aplikasi video musik Musical.ly, yang ByteDance akuisisi pada 2017. Setelah dua aplikasi itu menjadi satu, Tik Tok menjadi salah satu aplikasi paling populer pada 2018.

    Sementara itu, pertumbuhan TikTok turut berdampak pada Facebook, yang dilaporkan mengembangkan aplikasi baru untuk bersaing dengan aplikasi video 15 detik yang sangat populer tersebut.

    Facebook berusaha memenangkan hati para remaja dengan Lasso, aplikasi yang memungkinkan pengguna merekam diri ketika menari dan lip-sync. Selain itu, Facebook juga telah meluncurkan fitur Lip Sync Live pada aplikasi Facebook, sehingga Lasso diperkirakan menjadi versi aplikasi mandiri dari fitur Lip Sync Live tersebut.

    (ELL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id