Huawei Perkirakan Jual 230 Juta Ponsel Hingga Akhir Tahun 2019

    Lufthi Anggraeni - 26 Desember 2019 12:05 WIB
    Huawei Perkirakan Jual 230 Juta Ponsel Hingga Akhir Tahun 2019
    Huawei kini memprediksi pengapalan sebanyak 230 juta smartphone selama tahun 2019.
    Jakarta: Pada awal tahun 2019, Huawei mengumumkan menargetkan untuk menjual sebanyak 270 juta smartphone hingga akhir tahun ini. Namun, Huawei telah memprediksi penurunan penjualan pada kuartal empat.
     
    Menurut laporan Sina Technology News, dalam rapat internal, CEO Huawei Richard Yu mengumumkan bahwa perusahaan kini memprediksi pengapalan sebanyak 230 juta smartphone selama tahun 2019.
     
    Berita ini berarti Huawei masih sesuai dengan rencananya, meski menjual 50 juta unit perangkat lebih sedikit dari target awal. Selain itu informasi ini juga mengindikasikan, namun diharapkan tidak benar, bahwa konsumen secara cepat kehilangan minat pada merek ini meski tengah dalam musim liburan.
     
    Huawei mencapai titik puncak penjualan 200 juta unit pada akhir bulan Oktober, dan kala itu, perusahaan asal Tiongkok ini menjual rata-rata sebanyak lima juta smartphone per minggu. Huawei berharap dapat meningkat penjualan sebanyak tujuh juta unit berkat diskon penjualan.
     
    Namun sayangnya, hal ini tidak berdampak seperti yang diharapkan, pengapalan smartphone Huawei justru mengalami penurunan sekitar tiga juta unit per pekan. Penurunan ini disebabkan oleh larangan dagang dari pemerintah Amerika Serikat.
     
    Saat ini, larangan tersebut menghambat Huawei merilis perangkat baru dengan dukungan layanan karya Google. Huawei berharap larangan ini akan dihapuskan di masa mendatang, memungkinkan kondisi kembali menjadi sedia kala.
     
    Huawei melaporkan penjualan sebanyak 206 juta unit selama 2018 dan hanya sebanyak 173 juta unit pada tahun 2017, memunculkan prediksi bahwa tahun ini akan menjadi tahun terbaik dalam riwayat Huawei hingga saat ini.
     
    Sebelumnya, akun Twitter resmi Huawei Prancis menghapus unggahan terkait informasi bahwa Huawei P40 Pro akan menggunakan baterai graphene dan memberikan pernyataan resmi.

    Dalam pernyataannya, informasi terkait pembekalan baterai graphene pada Huawei P40 Pro disebut hanya sebatas rumor dan bukanlah konfirmasi resmi.
     
    Huawei juga menyebut bahwa teknologi ini masih jauh dari kata siap untuk diimplementasikan. Hal ini didukung pernyataan ahli di industri yang memprediksi bahwa baterai graphene pertama dalam ponsel akan muncul pada tahun 2021, sebagai skenario terbaik.


    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id