Twitter Sempat Alami Gangguan

    Lufthi Anggraeni - 02 Oktober 2019 17:26 WIB
    Twitter Sempat Alami Gangguan
    Twitter mengonfirmasi jejaring sosialnya mengalami gangguan.
    Jakarta: Twitter sempat mengalami gangguan, disuarakan oleh sejumlah pengguna yang mengeluh tidak dapat mengunggah foto ataupun video di jejaring sosial tersebut. Pengguna juga mengeluh tidak dapat mengakses tagar.

    Gangguan ini telah dikonfirmasi oleh pihak Twitter melalui akun resminya, menyebut bahwa Twitter dan TweetDeck telah mengalami pemadaman. Hal ini menyebabkan pengguna kesulitan untuk mengunggah kicauan, menerima notifikasi atau melihat pesan masuk.

    Namun, Twitter mengaku tengah berupaya memperbaiki dan mengembalikan jejaring sosialnya ke kondisi sediakala, dan mengklaim gangguan tersebut tidak akan terjadi dalam jangka waktu lama. Dikutip dari Down Detector, gangguan layanan Twitter tumbang pada pukul 14.34 WIB.

    Peta gangguan secara langsung milik Down Detector menampilkan bahwa gangguan terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Namun keluhan terkait gangguan juga disuarakan oleh pengguna di sekitar Jakarta.

    Gangguan pemadaman ini bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia, sebab pada tanggal 24 September lalu, jejaring sosial berlogo burung biru ini juga mengalami gangguan. Permasalahan tersebut kerap dikaitkan dengan aksi unjuk rasa yang masih berlangsung di Indonesia hingga pekan ini.

    Sebelumnya, Twitter menguji fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengikuti minat mereka, serta memungkinkan pengguna menemukan topik untuk diikuti di linimasa. Saat resmi meluncur, pengguna akan dapat mengikuti topik seperti selebriti, acara televisi dan lainnya.

    Selain topik, fitur ini juga akan menampilkan tweet terkait di feed akun pengguna, bersamaan dengan tweet lain. Topik akan dikurasi oleh Twitter, ditampilkan bersamaan dengan tweet individual yang diidentifikasi oleh pembelajaran mesin dan bukan hasil kurasi editorial.

    Untuk saat ini, fitur tersebut baru menyajikan topik terkait dengan olahraga. Product Manager Twitter Rob Bishop menyebut perusahaannya baru menguji fitur ini pada platform Android. Sementara itu, Twitter baru saja mengakui kesalahannya mengenai kebocoran data terhitung sejak Mei 2018.

    Data pengguna tersebut dilaporkan bocor ke tangan pihak pengiklan yang juga menggunakan platform Twitter. Hal ini diakui oleh Twitter dalam unggahan terbaru di situs resminya. Mereka mengklaim bocornya data pengguna diakibatkan kesalahan teknis yang berkaitan dengan aplikasinya terutama di bagian iklan.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id