Intel Ingin Mobil Otonom Dirilis Tahun Ini

    Cahyandaru Kuncorojati - 19 September 2017 08:24 WIB
    Intel Ingin Mobil Otonom Dirilis Tahun Ini
    Intel mengumumkan kolaborasi terbaru dnegan Waymo untuk mewujudkan teknologi mobil swakemudi
    medcom.id: Intel ingin teknologinya diimplementasikan lebih luas lagi, salah satunya ke teknologi mobil otonom yang tahun ini akan benar-benar dirilis ke publik, bekerjasama dengan perusahaan pengembang mobil Waymo.

    Dikutip dari The Verge, kemarin dikabarkan bahwa Intel resmi menjalin kerja sama untuk segera mewujudkan mobil otonom kepada publik tahun ini. Rencana teknologi mobil yang dikembangkan sudah dalam tingkatan bisa melaju di berbagai kondisi tanpa butuh bantuan manusia sama sekali.

    Salah satu purwarupa mobil otonom Waymo yang sudah melaju di jalanan Arizona dan California, Amerika Serikat, menggunakan Chrysler Pacifica, hasil kerja sama Waymo dan Intel. Keduanya berkolaborasi dalam menciptakan sensor serta otak yang menggerakan teknologi yang dibutuhkan agara mobil melaju otomatis.

    Dalam unggahan di situs milik Intel, CEO Intel Brian Krzanich mengaku sangat senang dan ingin mobil kolaborasi mereka bisa segera dirilis dalam jumlah banyak dan dipergunakan secara resmi di Amerika Serikat.

    “Ada sebuah ketenangan yang dihadirkan oleh mobil otonom, karena mobil ini dirancang untuk memberikan keamanan penuh bagi penumpangnya. Saya berharap bahwa suatu hari nanti anak-anak saya tidak perlu lagi mengendarai mobilnya sendiri. Sebuah kegiatan yang oleh hampir 90 persen masyarakat Amerika Serikat lakukan setiap hari,” ungkap Brian.

    Oleh pihak Waymo, kolaborasi dengan Intel memberikan kesempatan mereka untuk menghasilkan komponen yang benar-benar canggih dan terjamin teknologinya sebab keduanya sama-sama berbasis di Amerika Serikat. Waymo digambarkan sebagai perancang mobil otonom, sedangkan Intel sebagai pelaku yang meyediakan teknologi untuk mendukung terwujudnya rancangan mobil swakemudi.

    Perusahaan mobil Fiat Chrysler Automobiles pun menjadi pihak ketiga yang sama pentingnya karena perusahaan tersebut bertindak sebagai penyedia perangkat atau komponen penggerak mobil. Kolaborasi ketiganya belum selesai, rencananya layanan ride-sharing Lyft pun menjadi pihak yang akan mempopulerkan mobil otonom sebagai moda transportasi umum.

    Mengutip hasil studi Strategy Analytics, diprediksi bahwa mobil ini bisa menciptakan peluang ekonomi mulai dari USD800 miliar di tahun 2035 hingga USD7 triliun di tahun 2050. Ada sekitar 585 ribu nyawa yang bisa diselamatkan oleh mobil otonom agar terhindar kecelakaan dari tahun 2035 hingga 2045. Intel pun menargetkan tahun ini ada sekitar 100 mobil swakemudi yang sudah akan melaju.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id