Huawei Watch GT 2 Masuk Indonesia, Pakai Chipset Khusus Kirin A1

    Cahyandaru Kuncorojati - 10 Oktober 2019 17:08 WIB
    Huawei Watch GT 2 Masuk Indonesia, Pakai Chipset Khusus Kirin A1
    Huawei Watch GT 2
    Jakarta: Pertama kali diperkenalkan ke publik di Jermansmartwatch terbaru Huawei Watch GT 2 resmi mendarat di  Indonesia hari ini, Kamis, 10 Oktober 2019.

    Huawei Watch GT 2 masih mengusung tema desain yang sama seperti generasi pertama, tapi dengan tampilan agak berbeda. Jam tangan pintar ini mengusung tema sport dengan dukungan 15 mode olahraga yang menyediakan fitur monitoring mendalam.

    Hal yang membedakan Huawei Watch GT 2 dengan generasi pertamanya dari sekian banyak fitur baru yang dibawa dan semuanya mengandalkan chipset wearable pertama Huawei, Kirin A1.

    "Kirin A1 adalah inovasi Huawei untuk wearable device terbaru ke depannya. Keunggulan dari chipset ini adalah mampu membawa fitur lebih banyak dengan konsumsi daya yang lebih efisien," tutur Deputy Country Director Huawei CBG Indonesia, Lo Khing Seng.

    Kirin A1 menggunakan prosesor Cortex-M7 yang dijelaskan mengintegrasikan proses koneksi Bluetooth, audio, dan manajemen aplikasi yang semuanya bisa berjalan di konsumsi daya rendah. Diklaim bahwa Huawei Watch GT2 bisa bertahan hingga 14 hari terus terhubung ke smartphone.

    Dalam presentasinya, Huawei membandingkan daya tahan Huawei Watch GT 2 dengan Apple Watch S4. Dijelaskan Training Director Huawei CBG Indonesia, Edy Supartono, smartwatch terbaru Huawei punya daya tahan baterai jauh lebih unggul.

    "Huawei Watch GT 2 dalam pemakaian normal mampu bertahan hingga 14 hari sementara kompetitor tidak. Apabila GPS menyala nonstop maka bisa bertahan hingga 30 jam. Huawei Watch GT 2 juga mendukung fitur music playback yang bisa bertahan hingga 24 jam dan untuk panggilan Bluetooth bisa bertahan 10 jam."

    Huawei Watch GT 2 Masuk Indonesia, Pakai Chipset Khusus Kirin A1

    Mendengar penjelasan tersebut, Huawei Watch GT 2 memang hadir dengan sebuah mikrofon yang bisa digunakan untuk menerima panggilan langsung. Sementara untuk fitur music playback, diklaim ada 500 lagu yang bisa disimpan di memori internalnya.

    Selebihnya, fitur lain dari Watch GT 2 yang dirilis di Indonesia masih sama seperti saat diperkenalkan pertama kali bersama Huawei Mate 30 Series di Jerman. Menariknya, Huawei tidak menyebutkan sistem operasi yang digunakan di produk ini.

    "Jadi sistem operasinya punya Huawei sendiri, bukan HarmonyOS. Produk ini disiapkan saat sebelum HarmonyOS diumumkan. Namun, juga bukan Android Wear OS," jelas Khing Seng.

    Kirin A1 di Huawei Watch GT 2 juga menyediakan fitur kesehatan canggih seperti Huawei TruSleep, TruRelax, dan TruSeen yang terhubung ke sensor pemindai detak jantung.

    "Huawei TruSleep 2.0 mampu membaca fase atau kualitas tidur penggunanya, bukan cuma durasi tidurnya. Jadi nantinya aplikasi Huawei HealthApp bisa memberikan informasi apakah tidur Anda berkualitas atau hanya "tidur ayam," tutur Edy .

    "Huawei TruRelax bisa menganalisa kondisi tubuh Anda, apakah Anda sedang stres dan biasa jam berapa serta beralama durasi kondisi ini Anda rasakan. Semua fitur ini didukung Huawei TruSeen 3.5 yang kini bisa memberikan analisa detak jantung lebih mendalam."

    Huawei Watch GT 2 dirilis dalam dua versi, Sporty Edition dengan strap berbahan karet dibanderol Rp2.799.000, sementara Classic Edition dengan strap kulit dijual di harga Rp2.999.000.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id