comscore

Samsung Patenkan Laptop Lipat Dua

Lufthi Anggraeni - 19 Januari 2022 11:38 WIB
Samsung Patenkan Laptop Lipat Dua
Paten baru Samsung menampilkan eksplorasi desain laptop berkemampuan dilipat sebanyak dua kali.
Jakarta: Perangkat layar lipat saat ini baru diketahui masyarakat tersedia untuk kategori perangkat smartphone. Namun Samsung dilaporkan tengah mengeksplorasi kategori perangkat lain untuk menerapkan desain ini yaitu laptop.

Mengutip Phone Arena, Samsung tengah mengeksplorasi laptop dengan desain berkemampuan dilipat sebanyak dua kali. Hal ini diungkapkan temuan paten baru menampilkan cara kerja dari ide Samsung tersebut.
Paten Samsung ini menampilkan laptop yang dilipat sebanyak satu kali, dengan layar di atas keyboard, seperti laptop pada umumnya. Namun laptop ini dapat dilipat satu kali lagi, menjadikan tampilannya serupa roti isi atau sandwich.

Bagian keyboard laptop di paten ini berkemampuan dilipat di bagian tengah, memungkinkan engsel lipat ditempatkan di bagian tersebut, dan layar akan memanfaatkan keahlian Samsung di bidang OLED lipat yang dapat dilipat ke arah dalam.

Hasilnya, perangkat berteknologi tinggi yang terlipat menjadi bentuk kotak sehingga lebih portabel jika dibandingkan dengan laptop reguler. Meskipun demikian, paten tidak menjamin perangkat yang ditampilkannya akan tersedia di pasar dan dapat dibeli konsumen.

Karenanya, perangkat ini masih sekadar ide yang tengah dieksplorasi Samsung, dan desain tersebut masih dipertanyakan kemampuannya. Sebelumnya, Samsung baru-baru ini menambahkan tag meta, cuplikan teks yang menggambarkan konten situs, di situsnya.

Tag meta ini memberikan gambaran terkait produk yang akan diumumkan pada gelaran acara Unpacked 2022, seperti produk baru Samsung dan Samsung Galaxy 2022. Hal yang perlu diperhatikan secara lebih seksama pada situs Samsung selain penambahan tag untuk Galaxy S series yaitu tag untuk Galaxy Note series.

Sementara itu,  Samsung dilaporkan tidak mencapai targetnya untuk pengapalan smartphone, akibat beberapa alasan. Salah satu alasan tersebut yaitu penjualan lini Galaxy S21 yang kurang memuaskan.
 
Menurut laporan The Elec, dari keseluruhan 300 juta unit yang diproduksi, Samsung memproduksi sebanyak 240 juta unit secara mandiri, sedangkan sisanya ditangani oleh mitra seperti Wintech dan Huaqin.

(MMI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id