comscore

Hacker Klaim Curi Miliaran Data Warga Tiongkok

Lufthi Anggraeni - 05 Juli 2022 13:21 WIB
Hacker Klaim Curi Miliaran Data Warga Tiongkok
Peretas mengklaim telah mencuri data miliaran warga Tiongkok dari database milik kepolisian Shanghai.
Jakarta: Peretas, atau kelompok peretas, mengklaim telah mencuri data miliaran warga Tiongkok dari database milik kepolisian Shanghai. Menurut Bloomberg, peretas berupaya untuk menjual data berukuran 23 terabyte untuk 10 bitcoin, sekitar USD198.000 (Rp2,9 milar).

Data termasuk nama, alamat, tempat kelahiran, nomor tanda pengenal dan nomor ponsel. The Wall Street Journal melaporkan bahwa hacker menyediakan sampel dari data tersebut, termasuk laporan kejahatan hingga tahun 1995.
Reporter mengonfirmasi keabsahan dari setidaknya sejumlah data tersebut dengan menelepon nomor ponsel yang tertera di daftar tersebut. Masih belum tersedia informasi cara peretas menyusup ke dalam database pihak kepolisian.

Namun sejumlah pihak memperkirakan peretas mendapatkan akses via perusahaan komputasi cloud milik Alibaba, Aliyun, yang disebut sebagai host dari database tersebut. Alibaba menyebut  bahwa pihaknya tengah menginvestasi insiden ini.

Meskipun demikian, celah sebenarnya penyebab kebocoran data ini masih belum diketahui. Namun, ahli keamanan siber menyebut bahwa insiden ini merupakan kebocoran data terbesar di sejarah Tiongkok.

Sementara itu, Check Point Software Technologies, mengklaim menemukan database curian tersebut telah terlihat di forum kejahatan siber online, yang terspesialisasi dalam perdagangan database curian.

Dalam forum ini, ditemukan berbagai database terkait Tiongkok lainnya yang juga ditawarkan untuk diperjualbelikan, seperti China Courier Database dengan 66 juta catatan, yang diperkirakan dicuri dari ShunFeng Express pada tahun 2020, serta database lain dari Chinese Driving Schools.

(MMI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id