comscore

CEO Twitter: Kami Perlu Bersiap untuk Semua Skenario

Lufthi Anggraeni - 16 Mei 2022 14:18 WIB
CEO Twitter: Kami Perlu Bersiap untuk Semua Skenario
CEO Twitter menyebut pihaknya perlu bersiap untuk berbagai skenario yang mungkin akan dihadapi.
Jakarta: CEO Twitter Parag Agrawal mengaku peluang kesepakatan Elon Musk untuk membeli perusahaan yang dipimpinnya akan mengalami kegagalan, dalam rangkaian tweet yang diunggahnya, menjelaskan alasannya menggoyahkan kepemimpinan Twitter.

Mengutip The Verge, Agrawal menyebut dirinya masih bertanggung jawab memimpin dan mengoperasikan Twitter untuk saat ini, dan bahwa perubahannya baru-baru ini dimaksudkan untuk membangun Twitter yang lebih kuat dan membantu mengelola biaya.
Agrawal mengaku masih menunggu penyelesaian kesepakatan Twitter dengan Musk, dan menyebut pihaknya perlu bersiap untuk berbagai skenario dan selalu melakukan hal yang tepat untuk Twitter.

Pernyataan Agrawal ini disampaikan setelah Musk mengunggah tweet pada pagi harinya menyebut bahwa pembelian bernilai USD44 miliar (Rp646,3 triliun) yang dilakukan pendiri Tesla tersebut terhadap Twitter ditangguhkan sementara akibat kekhawatiran soal spam dan akun palsu.

Belum tersedia informasi menyoal kemampuan Musk untuk menangguhkan kesepakatan tersebut, Matt Levine dari Bloomberg menyebut menangguhkan sementara waktu kesepakatan ini tidak menjadi masalah.

Namun, pernyataan itu masih cukup mampu membuat saham Twitter anjlok sekitar 10 persen di hari setelah Musk mengunggah kicauannya tersebut. Kicauan Musk dinilai cukup mampu menakuti investor yang khawatir bahwa kesepakatan itu dapat mengalami kegagalan.

Agrawal kini menghadapi dua permasalahan cukup besar, yaitu Musk yang mengancam untuk membatalkan kesepakatan, dan perusahaan yang dipimpinnya, yang kini mengalami kendala akibat akuisisi tidak berjalan mulus.

Masalah yang dihadapi pimpinan Twitter ini juga disebabkan oleh pengumuman penghentian perekrutan pegawai serta pemecatan dua pemimpin produk teratas perusahaannya yang baru-baru ini disampaikannya.

Pada hari Kamis, 12 Mei 2022 lalu, Agrawal mengumumkan pemecatan Kayvon Keykpour dan Bruce Falck, pimpinan Twitter Consumer dan Revenue Products. Agrawal juga mengumumkan bahwa perusahaannya menghentikan sementara waktu sebagian besar perekrutan dan pengisian posisi kosong, dan mencoba mengurangi biaya di berbagai bidang.

(MMI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id