Sony Xperia 5 Plus Pasang Jack dan Speaker Depan Ganda

    Lufthi Anggraeni - 07 Januari 2020 16:47 WIB
    Sony Xperia 5 Plus Pasang Jack dan Speaker Depan Ganda
    Sony berencana segera merilis varian Plus karena gambar terkait ponsel versi Plus beredar di internet.
    Jakarta: Sony mengumumkan Xperia 5 pada bulan September lalu, dan perusahaan asal Jepang ini berencana untuk segera merilis varian Plus karena gambar terkait ponsel versi Plus beredar di internet.
     
    Xperia 5 Plus hadir dengan desain berbodi tebal serupa perangkat versi reguler, namun perangkat ini hadir dengan layar OLED berukuran 6,6 dikelilingi dengan bezel tipis di bagian atas dan bawah.
     
    Smartphone ini juga berbekal speaker ganda menghadap ke arah depan, dan mengusung ketebalan setebal 8,1 mm atau 9,3 mm dengan benjolan untuk kamera depan. Serupa Xperia 5 versi reguler, varian Plus juga berbekal tombol daya di sisi kanan dengan sematan sensor pemindai sidik jari.
     
    Tombol daya ini didampingi oleh tombol volume dan tombol shutter khusus kamera. Di sisi kiri, Sony menyematkan slot kartu SIM dan sisi bawah terdapat port USB-C. Xperia 5 tidak berbekal jack headphone 3.5mm, meski Sony menyematkannya pada varian Plus di sisi atas.
     
    Menyoal optik, Xperia 5 Plus berbekal kamera beresolusi 8MP di bagian depan dan empat kamera di bagian belakang, termasuk sensor ToF. Namun informasi menyoal spesifikasi lain Xperia 5 Plus masih menjadi misteri.
     
    Namun Sony Xperia 5 didukung oleh Qualcomm Snapdragon 855, sehingga Xperia 5 Plus diperkirakan akan didukung oleh Qualcomm Snapdragon 865. Sebelumnya, beredar sebuah paten terbaru dari Sony yang berisi desain dari controller konsol terbaru mereka.
     
    Hal ini diketahui dari dokumen daftar paten yang diperoleh dari database lembaga World Intellectual Property Organization. Sama seperti desain paten yang beredar sebelumnya controller DualShock terbaru tidak punya perubahan fisik yang signifikan.
     
    Satu hal yang membuat paten desain ini menarik adalah kehadiran dua buah tombol di balik controller tersebut. Diduga kuat kedua tombol ini berfungsi sebagai tombol tambahan dengan fungsi yang bisa dikonfigurasi alias programmable button.
     
    Sementara itu, Sony dilaporkan tidak meliburkan pekerja di pabrik miliknya dan menjalankan pabrik untuk memproduksi sensor gambar selama musim liburan untuk dua tahun berturut-turut. Hal ini dilakukan Sony untuk memenuhi jumlah permintaan komponen tersebut.
     
    Sony belum berhasil menyeimbangkan permintaan meski telah menjalankan pabrik tanpa henti. Pabrik baru kini tengah dibangun di wilayah Nagasaki, tetapi belum memulai produksi chip sensor hingga bulan April 2021.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id