IBM Buat AI untuk Prediksi Kanker Payudara

    Ellavie Ichlasa Amalia - 19 Juni 2019 10:07 WIB
    IBM Buat AI untuk Prediksi Kanker Payudara
    Ilustrasi.
    Jakarta: IBM tidak hanya menggunakan AI untuk memprediksi diabetes. Para peneliti IBM kini mengembangkan AI yang bisa memprediksi kanker payudara satu tahun sebelum ia muncul dengan tingkat akurasi 87 persen. 

    Memang, telah ada AI yang bisa melakukan hal ini menggunakan gambar mammogram atau rekam kesehatan pasien. Namun, AI buatan IBM menggunakan data dari keduanya, yang berarti hasil prediksi AI itu menjadi lebih akurat, lapor Engadget

    Para peneliti IBM melatih AI ini menggunakan gambar mammogram anonim beserta dengan data klinis dan tanda biologis seseorang, seperti rekam jejak reproduksi. Ini memungkinkan mereka untuk membuat AI dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi.

    Karena menggunakan rekan medis pasien dan gambar mammogram, kemungkinan AI membuat prediksi salah bisa diminimalisir karena AI akan bisa mengetahui data yang tak bisa ditemukan hanya dengan melihat gambar mammogram, seperti kekurangan zat besi. 

    Menurut IBM, tingkat akurasi AI buatannya cukup tinggi sehingga ia bisa digunakan untuk mendukung opini dokter. Hasil prediksi dari AI bisa digunakan untuk memverifikasi prognosis dari ahli radiologi dan mengurangi kemungkinan pasien diminta untuk melakukan tes lanjutan. Ini akan berguna di negara-negara yang kekurangan tenaga kerja medis. 

    AI buatan IBM bukanlah AI paling canggih dalam memprediksi kanker. Belum lama ini, MIT membuat AI yang bisa memprediksi keberadaan gambar lima tahun sebelum kemunculannya hanya menggunakan gambar. 

    (ELL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id