• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

 xiaomi  

Selain Amerika Serikat, Xiaomi Perluas Pasar di Eropa

Lufthi Anggraeni - 09 Juli 2018 15:11 wib
Selain Amerika Serikat, Xiaomi mengaku berencana untuk merambah
Selain Amerika Serikat, Xiaomi mengaku berencana untuk merambah negara lain di wilayah Eropa.

Hong Kong: Selain pasar Amerika Serikat yang direncanakan akan dirambah pada tahun 2019, Xiaomi mengaku juga akan melebarkan sayapnya ke pasar lain yaitu di wilayah Eropa. Upaya ini telah dilakukan Xiaomi melalui kehadirannya di sejumlah negara di Eropa barat.

"Sekarang Xiaomi ada di 74 negara, dan kami tertarik untuk merambah pasar lainnya. Baru-baru ini kami merambah negara baru, tidak hanya di Asia yaitu Thailand dan Myanmar, juga di Spanyol dan Italia," ujar Senior Vice President of Strategic Cooperation Xiaomi Wang Xiang.

Disinggung soal optimisme dalam merambah pasar tersebut, Wang mengaku optimistis meski model bisnis yang akan diusungnya di negara maju akan berbeda dengan model bisnis di negara berkembang.

Untuk wilayah Eropa, Xiaomi mengaku akan menggunakan seluruh saluran, baik online maupun offline, berbeda dengan pasar berkembang seperti India dan Indonesia yang dimulai dari offline kemudian berlanjut ke online.

Saat ini, Xiaomi mengaku tengah bekerja keras dalam meninjau persyaratan yang harus mereka penuhi agar dapat memasuki pasar di wilayah Eropa lainnya. Sebagai informasi saat ini, Xiaomi telah tersedia di Perancis, Italia dan Spanyol.

Menyoal upayanya memasuki pasar Amerika Serikat, Wang turut mengutarakan kegembiraannya terkait peluang Xiaomi dalam memasuki negara yang dipimpin Donald Trump tersebut.

Namun, Xiaomi mengaku tengah melakukan penyesuaian terkait spektrum jaringan yang diusung perangkatnya, sebab spektrum perangkat dan spektrum yang digunakan di Amerika Serikat berbeda.

Meskipun demikian, Wang mengaku bahwa Xiaomi telah memasarkan produknya di pasar Amerika Serikat, berupa produk ekosistem Internet of Things (IoT). Pemasaran produk ini telah dilakukan Xiaomi melalui peritel seperti Channel Amazon dan Wallmart sejak tahun 2017 lalu.


(MMI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.