Harga Langganan Netflix Naik per September

    Lufthi Anggraeni - 11 Agustus 2020 14:07 WIB
    Harga Langganan Netflix Naik per September
    Netflix mengumumkan kenaikan harga berlangganan untuk pelanggan mulai tanggal 1 September.
    Jakarta: Netflix akan secara resmi menaikan biaya langganan bulanan pengguna mulai tanggal 1 September mendatang. Informasi ini telah disampaikan Netflix beberapa hari lalu melalui pemberitahuan pada aplikasi karyanya.

    Juga menurut pemberitahuan tersebut, Netflix menyampaikan bahwa biaya berlangganan untuk paket standar meningkat menjadi Rp153.000, dari Rp139.000. Kenaikan harga berlangganan ini merupakan dampak dari penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang belum lama diberlakukan pemerintah.

    Sebagai informasi, penerapan ini memungkinkan pemerintah memungut pajak dari barang dan jasa digital sebesar 10 persen. Selain layanan streaming serupa Netflix, pajak ini juga berdampak pada paket ponsel, meningkat dari Rp49.000 menjadi Rp59.000.

    Selain itu, penerapan PPN ini juga berdampak pada paket berlangganan premium di Netflix, meningkat dari Rp169.000 menjadi Rp186.000. Netflix hanyalah satu dari sejumlah perusahaan teknologi dan internet yang menjadi target dari penerapan PPN ini.

    Kemenkeu resmi menunjuk enam perusahaan luar negeri sebagai pemungut pajak pertambahan nilai (PPN) atas produk digital asing tersebut, Pemungutan pajak digital ini akan dilakukan melalui sistem elektronik.

    Selain Netflix, regulasi pajak ini turut berdampak pada Amazon Web Service Inc., Google Asia Pasific Pte. Ltd, Google Ireland Ltd., Google LLC., dan Spotify AB. Nama ini masuk ke dalam daftar perusahaan penerima surat keterangan terdaftar dan nomor identitas perpajakan sebagai pemungut PPN gelombang pertama.

    Sebelumnya, Kementerian Keuangan mengatur kriteria konsumen atau penerima jasa yang akan dikenai pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas produk digital impor. Konsumen yang diatur dalam PMK 48/2020 adalah orang pribadi atau badan baik yang melakukan transaksi melalui business to business (B2B) maupun Business to Consumer (B2C).

    Sementara itu, Netflix menggulirkan update untuk aplikasi versi Android karyanya, menghadirkan perubahan minor. Dengan update ini, pengguna dapat mengubah kecepatan dari film, acara TV, dokumenter, dan konten lain yang mereka tonton.

    Kecepatan pemutaran konten secara default adalah 1.0, namun update ini menghadirkan kecepatan lebih lambat, dengan kecepatan 0,5x kali atau kecepatan separuh dan 0,75 kali atau kecepatan tiga per empat.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id