Dassault Systèmes: Konsumen Muda Lebih Suka Personalisasi Layanan

    Cahyandaru Kuncorojati - 09 Januari 2020 12:40 WIB
    Dassault Systèmes: Konsumen Muda Lebih Suka Personalisasi Layanan
    Ilustrasi: Neil Patel
    Jakarta: Dassault Systèmes mengungkapkan bahwa konsumen lebih muda adalah segmen yang paling mengharapkan personalisasi yang dapat meningkatkan produk dan layanan, kualitas hidup dan keselamatan pribadi.

    Mereka lebih bersedia membayar dan membagikan data demi mendapatkannya. Temuan ini berasal dari survei terhadap warga yang mewakili demografi orang dewasa di AS, Tiongkok, dan Prancis yang dilakukan dalam kemitraan dengan perusahaan riset pasar independen CITE Research.
     
    Survei ini mengungkapkan perbedaan antara generasi, geografi, dan tingkat adopsi teknologi dalam cara pandang konsumen di bidang mobilitas, kesehatan, ritel serta lingkungan rumah dan perkotaan.

    Survei ini juga memberikan informasi bahwa hampir semua konsumen telah menghargai pentingnya personalisasi, khususnya demi kesehatan dan keselamatan pribadi, dan berbagi pengalaman mereka tentang cara pengumpulan dan pengelolaan data untuk mencapai personalisasi tersebut.
     
    Sebanyak 83 persen konsumen mengharapkan produk atau layanan dapat beradaptasi dalam beberapa saat atau dalam hitungan jam. Hanya 21 persen rela menunggu hingga empat hari atau lebih untuk mendapat kiriman produk atau layanan yang dipersonalisasi.

    Konsumen bersedia membayar rata-rata 25,3 persen lebih besar untuk personalisasi. Sebagai imbalannya, mereka mengharapkan adanya kompensasi dengan rata-rata penghematan sebesar 25,6 persen karena telah membagikan data mereka. Mereka lebih bersedia membayar untuk layanan kesehatan yang dipersonalisasi.

    Konsumen memiliki definisi beragam mengenai personalisasi. Lebih dari 50 persen mendefinisikannya sebagai produk yang mereka kustomisasi sebelum membeli, sebagai produk atau layanan yang dipilih dari daftar opsi, serta sebagai produk yang dibuat berdasarkan data pribadi.

    Konsumen paling tertarik pada produk dan layanan yang dipersonalisasi yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti rencana kesehatan preventif yang dipersonalisasi berdasarkan perilaku, serta sistem peringatan saat konsumen atau pasien terjatuh.

    Personalisasi untuk keselamatan pribadi juga menarik bagi konsumen, seperti produk yang dapat memberitahukan keadaan darurat di rumah dengan sangat cepat, peringatan kejahatan berdasarkan lokasi, dan mengirim lokasi kejadian ke polisi saat terjadi masalah keamanan.

    Privasi data menjadi perhatian bagi 96 persen konsumen. Sebagian besar konsumen hanya akan membagikan data yang mereka setujui untuk mendapatkan personalisasi, namun data anonim akan membuat 6 dari 10 responden lebih bersedia untuk berbagi data.

    Sebanyak 88 persen akan menghentikan layanan dipersonalisasi yang bermanfaat jika mereka tidak yakin dengan cara pengelolaan data mereka. Bagi 68 persen responden, permintaan konsumen akan mengarah pada perlindungan data.

    “Konsumen menginginkan pengalaman dengan personalisasi sebagai pembeda, terutama di antara konsumen lebih muda. Solusi bagi para produsen untuk memanfaatkan tren ini adalah dengan mengumpulkan, menganalisis, dan mentransformasikan data, sekaligus mengatasi masalah privasi data,” ujar Florence Verzelen, Executive Vice President, Industry Solutions, Marketing and Global Affairs, Dassault Systèmes.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id