Apple Patenkan Cara Konsep Tombol Lebih Ramping

    Lufthi Anggraeni - 01 Juli 2020 11:39 WIB
    Apple Patenkan Cara Konsep Tombol Lebih Ramping
    Apple mendaftarkan paten terkait tombol fisik berdesain ringkas dan sensitif sentuhan.
    Jakarta: Apple tampaknya mendendam terhadap tombol fisik, terutama tombol yang memakan terlalu banyak ruang. Apple dilaporkan mendaftarkan paten yang menggambarkan desain dari perangkat input berputar yang ringkas.

    Mengutip GSM Arena, paten ini diklaim akan secara signifikan mengurangi volume internal yang dikuasai oleh tombol. Tidak hanya menghemat ruang, mekanisme ini dapat menawarkan feedback yang telah diprogram.

    Tombol tersebut akan menyediakan umpan balik haptic berbeda, dikonfigurasikan oleh software, serta juga akan sensitif terhadap sentuhan. Paten ini menampilkan tombol daya iPhone sebagai contoh, sehingga pada kasus penggunaan pertama, namun perangkat input ini juga dapat digunakan oleh fitur lain.

    Alih-alih hanya sekadar tombol, perangkat input ini juga disebut dalam paten Apple dapat digunakan sebagai tuas, dan iPhone memiliki satu perangkat input ini di bagian sisinya. Namun, paten perangkat input ini menampilkan kegunaan potensial lainnya.

    Salah satunya termasuk pada aksesori penutup dengan bekal keyboard berdimensi tipis untuk iPad. Paten ini juga menampilkan informasi detail terkait operasional perangkat input, namun pada dasarnya, mekanisme perangkat ini serupa speaker.

    Perangkat input didukung kumparan listrik yang mengelilingi magnet permanen, dan saat tersedia, daya akan menggerakan magnet dan memberikan umpan balik haptik. Magnet tidak banyak bergerak, hanya 10 micron atau 0,01mm, namun pergerakan ini dinilai Apple telah mencukupi.

    Selain itu, tersedia juga sensor di bagian bawah untuk mendaftarkan tekanan, dan kekuatan pada penekanan. Apple telah mentransformasikan tombol Home pada iPhone menjadi sensor kapasitif tetap, yang mengandalkan teknologi Taptic Engine untuk menyuguhkan sensasi klik, juga pada touchpad di MacBook.

    Sensor kapasitif pada iPhone dan touchpad MacBook ini bersifat tetap, sedangkan mekanisme baru ini akan sedikit bergerak, yang akan menghadirkan dampak besar dari kenyataan klik. Sebelumnya, DxOMark merilis hasil pengujiannya dari kamera utama dan kamera depan iPhone SE (2020).

    Secara keseluruhan, iPhone SE (2020) disebut DxOMark menyuguhkan performa baik dalam kemampuannya mengukur eksposur dan kontras, berkat fitur HDR otomatis karya Apple. Performa ini dihadirkan kamera iPhone SE (2020) pada hasil foto di dalam dan di luar ruangan.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id