Parag Agrawal, Pria Keturunan India Pengganti Jack Dorsey di Twitter

    Cahyandaru Kuncorojati - 30 November 2021 07:17 WIB
    Parag Agrawal, Pria Keturunan India Pengganti Jack Dorsey di Twitter
    (kiri) CEO Twitter yang baru, Parag Agrawal. (Twitter/@paraga)



    Jakarta: Jack Dorsey sang pendiri Twitter telah resmi mengumumkan dirinya mundur dari media sosial yang dia buat tahun 2006 silam. Dia secara pribadi menunjuk pria keturunan India bernama Parag Agrawal yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Technical Officer (CTO) Twitter dan dinilai sebagai mitra bisnis terdekat Dorsey.

    Serupa dengan Sundar Pichai, CEO Google, yang juga keturunan India, pengganti Dorsey sebagai CEO Twitter yang baru memiliki rekam jejak yang panjang sebagai seorang programmer atau ahli IT. Agrawal sendiri bergabung ke Twitter tahun 2011 dan berhasil menjabat sebagai CTO pada tahun 2017.

     



    Makanya tidak heran Jack Dorsey dalam surat yang dibagikan di media sosial menuliskan bahwa dirinya menaruh kepercayaan besar serta memiliki visi dan misi sama dengan Agrawal karena keduanya sama-sama besar sebagai programmer.
     
    Di akun LinkedIn milik Parag Agrawal disebutkan bahwa pria usia 37 tahun tersebut merupakan sarjana ilmu komputer di Indian Institute of Technology, Bombay. Di tahun 2012 dia berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy di Stanford University untuk program studi ilmu komputer.

    Agrawal sebelumnya pernah bergabung ke Microsoft di tahun 2006 kemudian Yahoo di 2007 sebelum kembali ke Microsoft dan di tahun 2010 sempat bekerja di AT&T Labs yaitu perusahaan telekomunikasi besar di Amerika Serikat.

    “Terima kasih Jack, saya sangat bangga dan terhormat. Saya sangat bersyukur atas mentorship dan pertemanan yang telah terjalin, saya sangat bangga atas layanan, budaya, dan visi yang kau tanamkan pada kami semua dan memimpin perusahaan melalui sejumlah tantangan,” tulis Agrawal dalam surat yang dibagikan ke akun Twitter miliknya @paraga.
     
    “Saya bergabung di perusahaan ini 10 tahun lalu saat hanya ada kurang dari 1.000 pegawai. Kini satu dekade lalu terasa seperti baru kemarin bagi saya. Saya sudah pernah pernah berada di posisi kalian, melihat pasang surut, tantangan dan kendala, kemenangan,” ungkapnya.

    “Namun kini  saya melihat Twitter telah memiliki dampak luar biasa, kami akan terus melanjutkan hal tersebut dan menyambut dengan bahagia kesempatan yang akan datang,” ujar Agrawal.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id