Tanggapan Samsung Soal Exynos 990 dan Snapdragon 865

    Lufthi Anggraeni - 06 April 2020 13:28 WIB
    Tanggapan Samsung Soal Exynos 990 dan Snapdragon 865
    Samsung merilis tanggapan untuk kritis terkait dengan perbedaan performa Exynos 990 dan Snapdrago 865.
    Jakarta: Beberapa hari lalu, sejumlah anggota unit chip Samsung dilaporkan mengaku dipermalukan. Sebab Samsung memutuskan untuk mendukung tiga model unggulan terbarunya dengan Qualcomm Snapdragon 865 untuk pasar selain Eropa.

    Di benua Eropa, Samsung Galaxy S20, Galaxy S20+ dan Galaxy S20 Ultra didukung oleh SoC Exynos 990 uang diproduksi oleh Samsung. Phone Arena melaporkan bahwa hal ini bertolak belakang dengan perpaduan prosesor Samsung sebelumnya.

    Umumnya, smartphone Galaxy S dipasarkan di Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok dengan dukungan chipset Snapdragon sedangkan konsumen di pasar lain di dunia akan memperoleh unit dengan dukungan Exynos.

    Satu-satunya pengecualian untuk kombinasi ini terjadi pada tahun 2015 saat Samsung Galaxy S6 didukung oleh Exynos 7420 di seluruh dunia. Kekhawatiran bahwa Snapdragon 810 berpeluang untuk mengalami peningkatan suhu signifikan mendorong Samsung mengambil keputusan ini.

    Dalam pernyataannya yang diunggah oleh SamMobile, Samsung menyebut bahwa Galaxy S20 merupakan smartphone yang dirancang untuk mengubah cara pengguna menikmati dunia dan bergantung pada wilayah, Galaxy S20 akan didukung oleh Exynos 990 atau Snapdragon 865.

    Samsung juga menyebut bahwa baik prosesor Exynos maupun Snapdragon melalui skenario pengujian nyata dengan tingkat kesulitan yang sama, guna menyuguhkan performa optimal dan konsisten selama usia hidup smartphone.

    Sejumlah penggemar di Eropa mengaku marah karena merasa telah membayarkan uang lebih banyak untuk produk yang mereka nilai sebagai produk berkualitas kurang baik. Hal ini karena penggemar tersebut tidak menganggap bahwa Exynos 990 sepadan dengan Snapdragon 865.

    Beberapa pengguna di Eropa mengklaim bahwa Exynos 990 memiliki kebiasaan memperlambat GPU, berdampak negatif pada frame rate saat bermain game, sehingga animasi pada game ditampilkan secara patah-patah.

    Selain itu, Snapdragon 865 menggunakan CPU Cortex-A77 buatan ARM Holding, menyediakan keuntungan performa 20 persen lebih tinggi jika dibandingkan Exynos 990 yang menggunakan core CPU Cortex-A76.

    GPU yang mendampingi SoC Qualcomm ini, yaitu Adreno 650, juga dilaporkan menyuguhkan performa lebih baik jika dibandingkan dengan GPU ARM Mali G77 yang mendampingi Exynos 990.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id