DPR Dukung Menteri Johnny Realisasikan 5G

    Medcom - 10 November 2020 14:46 WIB
    DPR Dukung Menteri Johnny Realisasikan 5G
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: DPR mendukung Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate merealisasikan jaringan 5G. DPR juga mendukung kerja sama pemanfaatan frekuensi 5G untuk menyukseskan program pemerintah menyongsong industri 4.0.

    "Operator telekomunikasi diberi kemudahan untuk merealisasikan 5G, hal ini sejalan dengan UU Cipta Kerja. Dengan kemudahan itu, para operator telekomunikasi berlomba-lomba meningkatkan investasi 5G di Indonesia. Ujung-ujungnya tercipta lapangan kerja untuk masyarakat,” kata Kata anggota Baleg DPR RI yang juga anggota Panja UU Cipta Kerja, John Kenedy Aziz, Selasa, 10 November 2020.

    John juga mencermati adanya operator telekomunikasi yang meminta pemerintah memasukkan teknologi 4G dalam Peraturan Pemerintah turunan UU Cipta Kerja agar bisa masuk spektrum frekuensi radio.

    “UU 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan menyebut muatan Peraturan Pemerintah hanya berisi materi untuk menjalankan Undang-Undang sebagaimana mestinya. Jadi Peraturan Pemerintah tidak boleh bertentangan dengan Undang-undang. Apalagi sudah jelas tujuan Kementerian Kominfo untuk mempercepat penerapan 5G di Indonesia,” ujar John.  

    Ketua Bidang Infrastruktur Broadband Nasional Masyarakat Telematika Indonesia Nonot Harsono mengatakan, UU Cipta Kerja hanya mengatur teknologi selular terbaru yang belum ada di Indonesia.

    "Teknologi baru yang di maksud dalam UU Cipta Kerja adalah jaringan selular 5G atau teknologi setelahnya yang belum ada di Indonesia. Itu sesuai hasil sidang World Radiocommunication Conference (WRC). Sedangkan 4G, 4.5G dan 4.75G bukan teknologi baru. Karena sudah dipergunakan di Indonesia,” kata Nonot.

    Menteri Kominfo Johnny G Plate mengatakan ketersediaan frekuensi radio untuk 5G sangat terbatas, sehingga pemerintah mencarikan payung hukum penggunaan spektrum frekuensi radio untuk 5G. 

    "Pemerintah memasukkan kerja sama penggunaan spektrum frekuensi untuk 5G dalam UU Cipta Kerja agar memiliki payung hukum. Dengan spektrum frekuensi diharapkan masyarakat bisa mendapatkan manfaat dan Indonesia dapat berkompetisi dengan negara lain dalam hal pemanfaatan teknologi termutakhir,” kata Johnny.

    (FZN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id