Akibat Virus Korona, Nintendo Switch Langka dan Harganya Meroket

    Cahyandaru Kuncorojati - 03 April 2020 16:00 WIB
    Akibat Virus Korona, Nintendo Switch Langka dan Harganya Meroket
    Nintendo Switch.
    Jakarta: Konsol gaming jenis handhel yaitu Nintendo Switch pantas dianggap sama seperti masker di tengah pandemi virus Korona atau COVID-19. Harga perangkat ini dilaporkan menjadi sangat mahal akibat jumlahnya semakin langka.

    Penyebabnya adalah perangkat gaming ini menjadi pilihan banyak gamer yang memilih bermain game untuk melakukan physical distancing atau isolasi karena tempatnya memberlakukan lockdown.

    Dikutip dari ArsTechnica, penjualan Nintendo Switch di ecommerce maupun ritel seperti Amazon, GameStop, Walmart, Best Buy, Target sudah mulai langka atau kehabisan. Apabila tersedia stok perangkat baru maka dalam waktu kurang dari satu jam dipastikan kosong terjual.

    Hal ini berakibat penjualan Nintendo Switch di pihak tangan kedua bahkan barang bekas layak pakai dari perangkat terjadi kenaikan harga yang mengejutkan konsumen. Perbedan harganya bisa mencapai lebih dari USD100 atau sekitar Rp1,6 juta.

    Baca: Produksi Nintendo Switch Terkendala Virus Korona

    Harga pasaran yang dirilis Nintendo pada saat meluncurkan Switch adalah di angka USD300 atau Rp4,9 juta berdasarkan kurs saat ini. Kini harga perangkat ini dlaporkan ArsTechnica bisa mencapai USD410.

    Di Indonesia hal serupa juga sebenarnya ikut terjadi. Pantauan Medcom.id kini harga Nintendo Switch yang sebelumnya di kisaran Rp3 juta bisa dijual dengan harga Rp5-6 juta. Kondisi efek dari produk yang semakin langka dan nilai Rupiah yang melemah terhadap Dollar Amerika Serikat.

    "Nintendo Switch terjual habis di ritel pada berbagai lokasi di Amrika Serikat tapi pasokan perangkat baru akan tersedia segera. Kami memohon maaf atas ketidak nyamaan ini," tulis Nintendo minggu lalu.

    Baca: Imbas Virus Korona, Nintendo Switch Mulai Langka di Bulan April

    Kondisi ini sebenarnya sudah diprediksi oleh Nintendo. Di awal pandemi Covid-19 pad abulan Februari dilaporkan bahwa pusat produksi Nintendo di Tiongkok dan beberapa negara di benua yang berbeda mulai tersendat khususnya di negara dengan kasus Covid-19 yang tinggi.

    Beberapa aksesori Nintendo Switch juga ikut langka. Akibatnya Nintendo secara resmi lewat situsnya menyampaikan kondisi ini dan meminta maaf. Akibat hal ini juga Nintendo ikut terbantu, game Animal Crossing yang hadir di Nintendo Switch menjadi laku keras dan banyak dibicarakan.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id