Dibantu Nintedo, Tencent Ingin Sentuh Amerika Serikat

    Cahyandaru Kuncorojati - 12 November 2019 10:20 WIB
    Dibantu Nintedo, Tencent Ingin Sentuh Amerika Serikat
    Karakter Mario dari Nintendo. (Nintendo)
    Jakarta: Setelah mendominasi pasar game mobile khususnya di Asia, Tencent kini menyatakan ingin menyentuh Amerika Serikat yang didominasi pasar konsol ketimbang mobile.

    Informasi ini datang dari internal Tencent yang dirahasiakan namanya. Pihak Tencent melirik pasar Amerika Serikat sebagai pesaing pasar game Asia terutama Tiongkok. Mereka sedang mempelajari gamer konsol di negara tersebut.

    Dikutip dari Forbes, langkah ini diduga diambil Tencent sebagai bentuk jawaban regulasi terbaru pemerintah Tiongkok. Regulasi tersebut membatasai jam bermain serta uang yang boleh dibelanjakan oleh gamer dan kebijakan ini harus dipatuhi developer maupun publisher game.

    Namun, Tencent disebutkan tidak akan hadir di Amerika Serikat dengan merilis game konsol seperti publisher lainnya. Perusahaan Tiongkok ini akan memilih menggandeng perusahaan lain yaitu Nintendo. Dirumorkan Tencent ingin menciptakan sebuah game yang mengggunakan franchise karakter Nintendo.

    Permasalahannya, Nintendo mungkin tidak akan mau begitu saja melepas franchise karakter atau konten yang jadi ciri khas mereka kepada Tencent. Nintendo dikenal sangat menjaga kualitas game mereka dengan memilih tetap memegang sendiri lisensi karakter dan kontennya.

    Gantinya, Tencent berjanji akan membantu Nintendo untuk memasarkan Siwtch serta game yang mendukung perangkat tersebut ke Tiongkok. Beberapa waktu lalu Nintendo Switch mengalami kendala karena kebijakan pemerintah Tiongkok yang menghentikan proses moderasi game.

    Seperti yang diketahui bahwa pemerintah Tiongkok menuntut konten digital termasuk game yang beredar di negaranya harus mengalami penyesuaian konten. Konten harus memenuhi permintaah pemerintah dan berisi unsur yang sejalan dengan ideologi negara.

    Akibat hal ini Nintendo masih kesulitan menembus pasar Tiongkok. Sejak lama konsol gaming memang selalu memiliki keterlambatan untuk masuk pasar ini sehingga wajar Tiongkok lebih besar menjadi pasar game mobile.

    Menariknya, dikutip dari Engagdet, Tencent sendiri enggan menyediakan porting game Nintendo Switch untuk Tiongkok. Alasannya karena game-game buatan Nintendo tidak didesain untuk mendorong pemainnya membelanjakan uang.

    Tencent saat ini menjadi salah satu perusahaan game dengan pendapatan terbesar berbekal dari porsi bisnis game mobile. Tencent juga punya saham di developer dan publisher game Amerika Serikat,mulai dari Riot Games, Epic Games, Activision Blizzard, PUBG Corp, Ubisoft, dan Supercell.
     



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id