3 Developer Indonesia Ikut IGA Alumni Demo Day 2020

    Cahyandaru Kuncorojati - 10 November 2020 10:14 WIB
    3 Developer Indonesia Ikut IGA Alumni Demo Day 2020
    Google Indie Games Accelerator
    Jakarta: Tahun ini, Google menyelenggarakan Indie Games Accelerator (IGA) Alumni Day 2020, ajang untuk mempertemukan alumni IGA dengan penerbit atau investor. IGA Alumni Demo Day berlangsung pada 10-12 November 2020.
     
    Pada acara ini, para game developer berkesempatan memamerkan game rancangan mereka kepada calon investor atau penerbit. Peserta akan mengikuti serangkaian pelatihan dan pembinaan dari pakar games terbaik, serta lokakarya eksklusif  tentang penawaran kontrak dan penerbitan.
     
    Dari Indonesia, tiga developer yang berpartisipasi pada acara ini adalah Nightspade, Everidea Interactive, dan Niji Games.
     
    “Acara ini sangat penting dan bermanfaat bagi Nightspade dalam menyempurnakan games yang dibuat dan melatih kami untuk membangun hubungan dengan para penerbit dan investor,” kata Garibaldy Wibowo Mukti, CEO Nightspade.
     
    “Pada kesempatan ini, kami akan membawa Full Course, multiplayer game terbaru dari kami yang bertema cooking battle dengan bizzare characters. Setelah mengikuti acara ini, kami berharap bisa berkembang lebih cepat lagi, menghasilkan game yang lebih menarik, dan bisa berperan besar dalam meningkatkan industri games di Indonesia.”
     
    Indie Games Accelerator merupakan program akselerator mobile games pertama Google yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan indie game developers di berbagai negara.

    Google menggelar Indie Games Accelerator untuk Asia Tenggara pertama kali pada 2018. Acara ini adalah wadah untuk mengakselerasi perkembangan developer game agar menciptakan game mobile terbaik.
     
    Bukan kompetisi, Google Indie Games Accelerator 2018 fokus memberikan pelatihan kepada para pengembang game indie ini dari banyak aspek. Google Indie Games Accelerator 2018 pada dasarnya adalah mentoring kepada studio game yang terpilih.
     
    Sama seperti Launchpad Accelerator yang sudah berjalan rutin untuk startup, acara ini menyaring, melatih, membangun, dan membimbing para studio game terpilih untuk bisa menciptakan karya dalam jangka panjang.

    “Target kami adalah mempercepat langkah developer game ke pasar global,” kata Director, Business Development SEA, IN, & AU Google Play Kunal Soni, dalam presentasi kepada beberapa wartawan Asia Tenggara, Rabu, 28 November 2018.
     
    Ia menyebutkan Google Indie Games Accelerator memiliki tiga pilar utama, yaitu Discovery, Mentorship, dan Recognition.

    Sejak 2018, sebanyak 83 game developer dari Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Amerika Latin telah berhasil menyelesaikan bootcamp akselerator ini, lima diantaranya berasal dari Indonesia.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id