Bos Xbox: Dampak Covid-19 Bakal Terasa di Industri Game Tahun Depan

    Cahyandaru Kuncorojati - 14 Mei 2020 16:43 WIB
    Bos Xbox: Dampak Covid-19 Bakal Terasa di Industri Game Tahun Depan
    Proses mocap atau motion capture yaitu merekam gerakan detil objek manusia untuk diterjemahkan ke animasi yang sangat nyata. (Kojima Productions)
    Jakarta: Industri game terlihat belum terpengaruh oleh pandemic Covid-19 atau virus Korona untuk tahun ini. Belum ada game yang rilisnya tertunda dan rencana peluncuran PlayStation 5 serta Xbox Series masih sesuai rencana yaitu di akhir tahun ini.

    Namun, bos dari divisi Microsoft Xbox yaitu Phil Spencer baru ini menyatakan pandangannya bahwa industri game baru akan terimbas pandemi Covid-19 pada tahun depan yaitu 2021. Alasannya banyak proses pembuatan game yang tertunda akibat kebijakan physical distancing atau lockdown.

    Pendapat Spencer disampaikan dalam sebuah wawancara dikutip dari Business Insider. Dia menilai game yang dirilis untuk tahun ini sangat aman, tapi tidak untuk tahun depan, bahkan seterusnya.

    "Game yang ditargetkan untuk satu tahun setelah saat ini dan selanjutnya? Dipastikan dampaknya akan terlihat tapi mereka akan tetap bisa meresponnya," ungkap Spencer.

    Baca: Covid-19 dan Lockdown, Penjualan Konsol Makin Laris

    Di game kelas blockbuster atau AAA biasanya dibutuhkan proses pengerjaan yang setahun penuh dan dibutuhkan tenaga kerja mulai dari ratusan hingga ribuan di berbagai belahan dunia. Hal ini dinilai sangat terganggu selama pandemi.

    Proses pembuatan game di tahap mocap tidak bisa dilakukan karena selalu harus di lakukan langsung di dalam studio atau lapangan. Mocap adalah akronim dari motion capture atau proses merekam gerakan sebuah objek yang akan diperlihatkan di dalam game.

    Mocap berfokus pada gerakan manusia. Jadi untuk menyajikan karakter dengan gerak tubuh yang sangat nyata dibutuhkan proses mocap untuk menyajikan animasi yang sangat akurat atau detil. Game blockbuster atau AAA terkenal dengan kualitas animasi atau grafis yang sangat nyata.

    "Proses kegiatan mocap akan terhenti. Kita tidak bisa berkumpul di studio mocap," jelas Spencer. "Apabila Anda mengerjakan animasi dan proses produksi seni yang bisa dilakukan perorangan untuk hasil yang detil maka kondisi saat ini sangat mendukung," bebernya.

    "Apabila Anda mengerjakan proses audio skala besar seperti membutuhkan musik dan sebagainya termasuk proses mocap maka Anda harus menundanya saat ini," jelas Spencer. Jadi diprediksi game di tahun 2021 mungkin akan mengulur waktu dalam proses pembuatannya.

    Baca: Pandemi Covid-19 Bikin Penjualan Game Digital Meroket

    Spencer menilai franchise game seperti NFL Madden dan FIFA yang merupakan game olahraga dan berfokus ke karakter atau manusia di dalamnya akan sangat terdampak oleh pandemi. Ditambah, dua franchise game ini selalu memiliki seri terbaru setiap tahunnya.

    Melihat turnamen olahraga di dunia nyata ikut tertunda akibat pandemi, banyak franchise game olahraga yang akan terganggu di tahun 2021. Kemungkinan besar game ini akan mengalami tanggal rilis yang mundur bahkan tidak merilis versi terbaru.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id