World War Z, Berbeda dari Left 4 Dead - Medcom

    World War Z, Berbeda dari Left 4 Dead

    Cahyandaru Kuncorojati - 19 Mei 2019 15:11 WIB
    World War Z, Berbeda dari Left 4 Dead
    Game World War Z.
    Jakarta: Nama World War Z menjadi populer saat sebuah film di tahun 2013, mengadaptasi novel terbitan tahun 2006 dengan judul yang sama. Kini, setelah lima tahun dari filmnya hadir game dengan judul yang sama dan diakui terinspirasi dari film tersebut.

    Jujur saja, aneh untuk sebuah game dengan latar kisah yang sama diciptakan lima tahun setelah versi film. Namun, game World War Z beberapa minggu belakangan dikabarkan berhasil mengantongi banyak pemain.

    World War Z dirilis oleh Focus Home Interactive dan digarap studio Saber Interactive. Game ini dirilis eksklusif di Epic Games Store. Game yang mengusung mode multiplayer ini harus diakui banyak dibandingkan dengan game Left 4 Dead garapan Valve.

    Hal ini semakin membuat Medcom.id penasaran, apakah benar sama atau masih bisa menawarkan hal baru?
     

    Gameplay Utama Ala Left 4 Dead

    Pada mode campaign, pemain akan diberi opsi empat episode latar cerita yang dibedakan oleh empat lokasi. Mulai dari New York, Jerusalem, Moscow, Tokyo. Selama permainan dijamin latar cerita tidak akan begitu diperhatikan.

    Pada mode ini disediakan mode multiplayer hingga empat pemain. Tersedia opsi invite atau matchmaking. Apabila tidak sabar menunggu pemain lain, Anda bisa memulai game ditemani bot. Perbedaannya karakter di sini tidak bisa diperintah seperti di Left 4 Dead.

    World War Z, Berbeda dari Left 4 Dead

    Misinya, masih bertahan hidup hingga akhir episode dengan menjalani berapa misi. Tiap episode terdiri dari tiga arena permainan, formula sama dari Left 4 Dead. Misi yang diberikan mulai dari mencari benda yang diminta dan mengantarkan ke tujuan sambil Anda menyelematkan diri dari serangan zombie.

    Lagi-lagi di sini elemen Left 4 Dead masih ditemui, termasuk jenis beberapa zombie dengan karakter serangan spesial. Namun, kami menemukan beberapa bumbu berbeda di dalamnya yaitu Battle. Battle adalah semacam pertempuran melawan gelombang ratusan zombie yang menyerang Anda.

    Pemain akan diminta untuk bertahan dalam durasi tertentu. Apabila Left 4 Dead juga menyediakan momen ini secara tidak terduga, di World War Z pemain akan diberikan durasi satu menit untuk persiapan.

    World War Z, Berbeda dari Left 4 Dead

    Anda bisa mencari supply drop yang berisi perlengkapan jebakan dan senjata otomatis. Di antaranya kawat beduri, pagar listrik, pelontar mortir, turret senapan mesin otomatis atau manual. Tentu saja perlengkapan senjata ini memiliki amunisi terbatas.

    Elemen khas lainnya yang memang harus dihadirkan adalah fitur revive saat teman terperangkap serangan zombie. Sebelum karakter pemain tewas mereka masih bisa dibagkitkan dan diobati pemain lain menggunakan perlengkapan medis.
     

    Varian Mode PvPvZ dan Elemen RPG

    PvPvZ adalah mode player versus player dengan serangan zombie di tengah permainan. Dalam mode multiplayer ini diberikan beberapa opsi gameplay seperti bersaing menguasai control point, mengumpulkan item tertentu, team deathmatch, dan lainnya.

    Di tengah fokus memburu pemain dari tim lain, Anda juga harus tetap waspada serangan zombie. Hal ini bisa menjadi obat kebosanan saat harus bermain mode campaign. Seluruh mode gameplay yang dimainkan akan dihadiahkan Supply Point.

    World War Z, Berbeda dari Left 4 Dead

    Supply Point adalah poin yang didapatkan selain dari experience point. Di sini elemen RPG hadir di World War Z sehingga berbeda dari Lef 4 Dead. Supply Point bisa digunakan untuk membeli senjata dengan aksesori khusus termasuk skill specialization.

    Skill specialization terdiri dari beberapa jenis dan berbeda untuk mode campaign serta multiplayer PvPvZ. Setiap level akan membuka akses ke seluruh tree skill, tapi untuk memiliki skill tersebut harus dibeli menggunakan Supply Point.

    World War Z, Berbeda dari Left 4 Dead

    Demikian dengan senjata. Setiap Anda menggunakan sebuah senjata dalam permainan akan dihasilkan sebuah experience point yang akan membuka seluruh aksesoris senjata. Tentu saja hal ini berpengaruh kepada kekuatan senjata. Setiap tingkatan aksesoris senjata yang sudah terbuka bisa dibeli dengan Supply Points.

    World War Z, Berbeda dari Left 4 Dead

    Senjata di arena permainan tersebar secara acak. Perlu diketahui bahwa senjata juga dibagi menjadi beberapa tiga tier. Tier Ketiga atau yang tertinggi akan memiliki damage lebih besar tapi juga lebih sulit ditemukan di sepanjang permainan.
     

    Kualitas Grafis Patut Dipuji

    Membandingkan dengan Left 4 Dead, menurut kami kualitas grafis World War Z masih lebih baik. Dirilis tahun ini membuat game tersebut sudah mengadopsi kualitas game kelas AAA. Mulai dari detil, efek bayangan, ledakan, hingga bagian tubuh zombie yang terurai akibat ayunan pisau atau peluru yang menembusnya.

    World War Z, Berbeda dari Left 4 Dead

    Ada beberapa lokasi yang ditampilan dengan rasa berbeda. Pertama kota New York dengan latar lokasi kereta bawah tanah, kedua adalah Yerusalem yang menyajikan pertarungan di malam hari dan pemandangan gurun.

    Ketiga adalah suasana dingin dari kota Moskow, dan keempat pemukiman kota Tokyo yang cerah dan berwarna. Kualitas grafisnya disajikan tidak selalu kelam. Rasa seru sekaligus takut diperlihatkan saat gerombolan zombie dalam jumlah banyak menyerbu.

    World War Z, Berbeda dari Left 4 Dead

    Di sini kualitas grafis game World War Z kembali dipuji. Pergerakan gerombolan zombie diperlihatkan sangat detil bagaimana mereka berlari dan melompat hingga saling berebut dan menindih membentuk piramida yang berusaha memanjat pagar pembatas.

    Kualitas grafis World War Z bisa dikonfigurasi ke tingkat Ultra. Medcom.id sudah menjajalnya dengan dukungan kartu grafis AMD Radeon RX590 konfigurasi Vulkan. Tercatat frame rata-rata selama permainan menembus 74fps dengan tertinggi di angka 133fps.

    World War Z, Berbeda dari Left 4 Dead

    Ingin menguji performa pc atau laptop gaming Anda memainkan World War Z di kualitas grafis Ultra, di dalamnya tersedia fitur benchmark. Menggunakan fitur tersebut diperoleh hasil bahwa kartu grafis AMD Radeon RX590 yang terpasang bisa menunjang framerate rata-rata di angka 103fps.

    Kesimpulan
    Meskipun World War Z datang sangat terlambat setelah kesuksesan film dan novel aslinya ditambah gameplay yang serupa Left 4 Dead, masih ada keseruan yang bisa ditemukan.

    Dari sisi grafis game ini patut diacuing jempol dan pembuatnya sadar mereka harus memberikan hal berbeda dari Left 4 Dead di dalam gameplay. Terlepas dari misinya yang mengulang saja tapi game ini masih pantas untuk bermain bersama teman-teman.

    Medcom.id masih menikmati keseruan yang disajikan oleh World War Z dan mengesampingkan pandangan bahwa game ini adalah versi lain dari Left 4 Dead.

     
    Platform PC, PS4, Xbox One
    Developer Saber Interactive
    Publisher Focus Home Interactive
    Tanggal Rilis 16 April 2019
    Genre Third person shooter
     
     
    8
    World War Z
    Plus
    • Grafis ala game AAA
    • Gameplay multiplayer variatif
    • Elemen RPG
    Minus
    • Gameplay utama masih meniru Left 4 Dead

     



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id