YouTube Kantongi Streaming Eksklusif Turnamen Overwatch dan Call of Duty

    Cahyandaru Kuncorojati - 27 Januari 2020 13:04 WIB
    YouTube Kantongi Streaming Eksklusif Turnamen Overwatch dan Call of Duty
    foto: Engadget
    Jakarta: Persaingan platform video on-demand di segmen gaming tahun ini bakal cukup menguntungkan YouTube. Meskipun masih harus berebut talent atau game influencer dengan Twitch milik Amazon dan Mixer Microsoft.

    YouTube dilaporkan sudah mengantongi lisensi streaming eksklusif untuk turnamen esports dari dua game ternama, yaitu Overwatch dari Blizzard dan Call of Duty oleh Activison di kanal YouTube Gaming.

    Kedua publisher game tersebut memang masih bersaudara dengan nama Activision Blizzard, yang merupakan anak perusahaan Blizzard Entertainment.

    Dikutip dari Digital Trends, bahkan Google sebagai pemilik platform YouTube mengantongi kerja sama untuk beberapa tahun ke depan dengan Blizzard Entertainment. Artinya, YouTube punya peluang untuk memperbesar basis penontonnya dari segmen gaming.

    Turnamen Call of Duty League sendiri sudah dimulai di Amerika Serikat sejak 24 Januari 2020, dan YouTube akan segera menayangkan live streaming acara tersebut. Call of Duty League merupakan turnamen esports profesional pertama dari Activision berbasis offline.

    Call of Duty League digagas Activision seiring tren esports dengan daya tarik di event turnamen berbasis offline. Call of Duty League bakal mempertandingkan 12 tim terbaik dari kualifikasi di kawasan Amerika dan Eropa.

    Overwatch League sendiri merupakan turnamen game yang sudah digagas Blizzard sebelum esports benar-benar populer di berbagai belahan dunia. Game Overwatch sendiri memiliki kepopuleran global seperti Fortnite. Rangkaian turnamen Overwatch League 2020 bakal dimulai pada 8 Februari 2020.

    Dilaporkan bahwa YouTube dan Activision Blizzard sudah menyiapkan gimmick untuk menarik penggemar kedua game ini. Publisher game ini menyiapkan konten spesial untuk kedua game yang bisa didapatkan gamer dengan menyaksikan turnamen tadi di YouTube.

    "Kedua turnamen ini merupakan contoh konten esports kelas dunia. Saya sebagai mantan komentator esports Call of Duty sangat senang karena Activision Blizzard memilih YouTube sebagai mitra live streaming untuk kedua turnamen ini," tutur Head of Gaming YouTube, Ryan Wyatt.

    Sebelumnya, lisensi streaming Overwatch League ada di tangan layanan Twitch untuk dua musim sebelumnya. Twitch bahkan rela membayarkan uang senilai USD90 juta atau Rp1,2 triliun kepada Activision Blizzard sebagai kesepakatan kontrak.

    Namun, Activision Blizzard memilih tidak melanjutkannya dan beralih ke YouTube dengan dugaan bahwa platform video milik Google jauh lebih menarik untuk saat ini. Kabarnya Google menjanjikan insentif kepada Activision Blizzard.

    Dilaporkan bahwa kedua perusahaan sepakat untuk mengandalkan teknologi Google Cloud untuk membantu infrastruktur Activision Blizzard dalam mengembangkan layanan online game mereka.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id