10 Tahun League of Legends, Riot Games: Kuncinya adalah Komunitas

    Cahyandaru Kuncorojati - 16 Oktober 2019 15:00 WIB
    10 Tahun League of Legends, Riot Games: Kuncinya adalah Komunitas
    (kanan) General Manager SEA, Hong Kong, and Taiwan Riot Games, Justin Hulog
    Singapura: Kreator game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) Riot Games hari ini memperingati ulang tahun ke-10 dari game terlaris mereka, League of Legends. 

    Riot Games mengklaim bahwa dalam 10 tahun atau satu dekade League of Legends atau biasa disebut LoL menjadi game yang sangat populer di antara kompetitornya, termasuk DOTA yang juga bermain di PC.

    Dalam data yang dibagikan Riot Games, diklaim League of Legends punya 100 juta pemain aktif per bulan. Di ekosistem esports, League of Legends Esports diklaim punya 800 pemain profesional dari lebih dari 100 tim pro di seluruh dunia. Ada 13 liga League of Legends yang berlangsung di dunia.

    "Kami sangat berterima kasih kepada gamer dan komunitas League of Legends karena dukungan mereka. League of Legends menjadi game terpopuler di PC dan paling banyak ditonton," General Manager SEA, Hong Kong, and Taiwan Riot Games, Justin Hulog

    Dijelaskan Hulog bahwa hal ini tidak terlepas dari strategi Riot Games dalam setiap game yang diciptakan termasuk League of Legends. Justin menyebut komunitas sebagai kunci dalam setiap game yang dikembangkan.

    "Kami selalu berusaha mendengar penggemar atau gamer. Dari sini kita coba kembangkan ide masukan dari mereka. Kemudian dari mereka kita minta responnya, bagian mana yang kurang dan mereka sukai. Semua untuk komunitas," tutur Justin.

    Beberapa game terbaru Riot Games tampil dalam bentuk teaser disebut berawal dari eksperimen yang kemudian disukai komunitas gamer mereka sehingga akhirnya dirilis. League of Legends Wild Rift diperkenalkan sebagai game MOBA berbasis mobile dan konsol yang akan dirilis tahun depan.

    "Kita juga konsisten untuk terus menyediakan konten baru. Jangan sampai kita rilis game baru terus sudah, yang lama tidak ada update baru sementara game yang baru juga update kontennya tidak sesuai harapan komunitas gamer," jelas Justin.

    Dalam video presentasi yang diputar Riot Games mengumumkan kehadiran tiga game baru untuk tahun depan, yaitu League of Legends Wild Rift, Legends of Runetera, dan TeamFigth Tactics.

    Diklaim Justin ini juga jadi cara mereka menjaga dan memuaskan komunitas League of Legends. Dalam video teaser, Lead Devoper Team League of Legends, Joe Tung disebut juga ketiga game terbaru merupakan pengembangan dari League of Legends Universe.

    "Tidak ketinggalan, kami tidak pernah menyediakan pay to win di mana pemain bisa mendapatkan karakter yang kekuatan lebih hebat dengan membayarnya. Ini juga tidak kami terapkan di Legends of Runeterra yang merupakan game trading card. Pemain tidak dipaksa untuk membeli untuk bisa dapat kartu bagus secara acak," tegas Justin.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id