Acer: Turnamen Esports Online Lintas Negara Punya Tantangan

    Cahyandaru Kuncorojati - 29 Juni 2020 16:34 WIB
    Acer: Turnamen Esports Online Lintas Negara Punya Tantangan
    Presiden Direktur Acer Indonesia Herbet Ang dan Presiden Acer Pan Asia Pasifik Andrew Hou di Acer Predator League Asia Pasifik 2018.
    Jakarta: Tahun ini seharusnya Acer kembali menggelar turnamen esports besar kawasan Asia Pasifik yaitu Predator League. Sayangnya, turnamen yang menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah di tahun pertama 2018 silam harus ditunda.

    President Pan-Asia Pacific Operation Acer, Andrew Hou angkat bicara mengenai keputusan ini di sela konferensi pers acara next@acer. Dia mengaku ada tantangan berat untuk menggelar event esports tersebut ke format online lintas negara.

    "Tidak masalah jika kami menyelenggarakan kompetisi secara online di satu negara. Tetapi karena ini adalah acara negara Asia Pasifik, kami melibatkan lebih dari 16 negara. Hal itu tidak akan adil untuk negara lain. Stabilitas bandwidth juga menjadi perhatian kami," ujarnya.

    Jawaban Andrew sangat bisa diterima. Apabila kompetisi berbasis LAN di panggung yang sama bisa terkendala teknis bagaimana dengan turnamen online yang melibatkan beberapa negara sekaligus. Kualitas koneksi internet tiap negara dipastikan berbeda.

    Kondisi ini bisa berakibat masalah teknis yang bisa mengurangi sportivitas di antara peserta. Misalnya respon yang diterima pemain dari satu negara jauh lebih lambat dibandingkan peserta negara lain. Kondisi ini jelas akan dikeluhkan oleh pemain maupun penonton.

    Baca: Acer Predator League Asia Pasifik 2020 Geser ke Pertengahan 2021

    Acer Predator League 2020 sudah dimulai rangkaiannya sejak Oktober 2019 dan seharusnya mengambil laga final di bulan Februari 2020 dan akhirnya sempat ditunda. Mereka kemudian merilis beberapa pernyataan dengan keputusan akhir adalah dilangsungkan pada April-Juni 2021.

    "Kami berencana untuk mengadakan final di Manila, dan telah memesan arena besar dan menjual sekitar 30.000 tiket. Semua orang juga bisa mengikuti dan menonton secara online," ungkap Andrew.

    Andew mengaku bahwa pihak PUBG sendiri mempersilahkan Acer untuk menggelar turnamen online. Acer telah menjadi rekan resmi turnamen PUBG untuk kawasan Asia Pasifik. Namun sekali lagi menurut Andrew turnamen online lintas negara dirasa tidak adil dan optimal.

    Laga final Acer Predator League Asia Pasifik 2020 akan berlangsung di SM Mall of Asia Rena, Pasay City Manila, Filipina. Di awal bulan Juni Acer mengklaim sudah ada 20.000 tiket yang terjual.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id