Pensiunan PNS Raib Rp320 juta Dihipnotis Warga Singapura

    Budi Warsito - 02 Agustus 2016 21:48 WIB
    Pensiunan PNS Raib Rp320 juta Dihipnotis Warga Singapura
    Ilustrasi. Foto: MI/Atet Dwi Pramadia



    medcom.id, Medan: Ester boru Sibarani, 65, pasrah uang Rp320 juta yang dia kumpulkan bertahun-tahun raib. Pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) ini menjadi korban hipnotis seorang pria yang mengaku warga negara Singapura.

    Kejadian bermula saat Ester tengah menunggu angkutan umum. Ia dihampiri pria tak dikenal. Pelaku berpura-pura menanyakan alamat tempat pelatihan kerja. Tak lama kemudian datang perempuan yang seolah-olah ingin membantu pria itu. 

     



    "Korban belum selesai menjelaskan alamat, datang mobil Toyota Avanza hitam. Dari dalam mobil, seorang pria mengajak ketiganya pergi ke alamat yang dituju," kata Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Tobing, Selasa (2/8/2016). 

    ‎Seolah-olah sudah terhipnotis, korban ikut naik mobil. Dari keterangan Ester, kata Martuasah, di dalam mobil itu korban diajak bercerita. "Korban diminta bercerita mengenai pekerjaannya," ujar Martuasah.

    Ester hanya ingat satu pelaku yang mengaku bernama Jonathan, warga Singapura. Pelaku bercerita ingin menukarkan uang pecahan dollar Singapura untuk keperluan membayar gaji karyawannya. Jika dirupiahkan mencapai Rp600 juta.

    Pelaku lainnya kemudian menanyakan ke korban, apakah punya simpanan uang untuk dipinjamkan? Tanpa sadar, korban mengaku memiliki simpanan Rp320 juta di Bank Sumut, Simpang Kuala.

    Pelaku kemudian meminta korban meminjamkannya ke Jonathan. Korban diiming-imingi tambahan 50 persen sebagai bonus.

    "Setelah memperdayai korban, pelaku langsung membawa korban ke bank untuk mengambil uang. Kemudian, uang diserahkan ke Jonatha," kata Martuasah.

    Selanjutnya, korban dibawa ke Suzuya Plaza di Jalan Brigjend Katamso. Korban diturunkan dari mobil dan para pelaku berpura-pura akan belanja.

    "Korban disuruh menunggu. Tapi, pelaku tak muncul lagi sampai akhirnya korban sadar telah ditipu," ujarnya.

    Martuasah mengatakan penyidik Polsekta Medan Kota mencoba mengungkap kasus ini dengan menelusuri rekaman CCTV di dalam maupun di luar bank. Selanjutnya, polisi mengidentifikasi identitas pelaku yang diduga sindikat hipnotis profesional.

    "Kita menduga para pelaku ini sering beraksi dan sudah profesional," ujar dia.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id