Komplotan Pemburu Kancil di Hutan Tenggulun Aceh Ditangkap

    Farida Noris - 22 Oktober 2016 11:54 WIB
    Komplotan Pemburu Kancil di Hutan Tenggulun Aceh Ditangkap
    Aksi teatrikal tentang perburuan induk orangutan di Bundaran Gladak, Solo, Jateng, Rabu (14/9/2016). (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)



    medcom.id, Medan: Lima pemburu kancil di kawasan Resor Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, diringkus. Dalam penangkapan itu, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BB TNGL) juga menyita dua senapan, alat pancing, dan kotak untuk menyimpan satwa buruan. 

    "Ada lima orang yang kami tangkap di dalam kawasan TNGL, yakni dua pemburu ikan dan tiga pemburu kancil. Mereka berburu di lokasi berdekatan di kawasan Resort Tenggulun," Kabid Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Wilayah III BBTNGL Stabat, Sapto Aji Prabowo, Sabtu (22/10/2016).

    Menurut Sapto Aji, para pemburu ditangkap tim patroli pada Kamis sore 20 Oktober. Ketika itu, tim tengah berpatroli rutin di kawasan hutan lindung. Tim lantas memergoki kelimanya tengah berburu.

    "Tiga orang pemburu kancil ini komplotan. Dua orang lagi tengah memancing di dalam kawasan itu. Jadi, kita amankan sekaligus karena kawasan ini dilarang untuk berburu," kata dia.

    Kasus itu, katanya, masih dalam penyelidikan. Para pelaku dijerat dengan Pasal 33 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

    "Dari pengakuan para pelaku kepada penyidik, mereka sudah berulang kali berburu kancil. Penyidik masih melakukan pengembangan. Perbuatan pelaku diancam hukuman lima tahun penjara dan denda Rp100 Juta," bebernya.(UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id