BNNP Sumut Dianggap Bertindak Tidak Sesuai Prosedur

    Farida Noris - 14 Mei 2017 10:22 WIB
    BNNP Sumut Dianggap Bertindak Tidak Sesuai Prosedur
    Razia gabungan di Diskotek Delta, Jalan Juanda, Medan, Sumatera Utara -- MTVN/Farida Noris
    medcom.id, Medan: Razia gabungan di Diskotek Delta, Jalan Juanda, Medan, dibubarkan. Razia dibubarkan lantaran tim dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara dianggap tidak berkoordinasi dengan melakukan tes urine ulang.

    Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Doni S. Sembiring menjelaskan, awalnya razia gabungan Polrestabes Medan, Detasemen Intelijen Daerah Militer (Daninteldam), dan BNNP Sumut berjalan lancar pada Minggu, 14 Mei 2017, dini hari. Razia yang dipimpin Doni ini melakukan tes urine kepada seluruh pengunjung diskotek.

    Menurut Doni, ada seorang wanita dinyatakan positif narkoba setelah menjalani tes urine. "Tapi, tanpa sepengetahuan saya, mereka (BNNP) melakukan tes lagi terhadap wanita yang sudah positif tadi. Mereka mengambil sampel urine tanpa instruksi dan sepengetahuan saya. Kemudian menunjukkan hasil yang negatif. Ini kan ada apa-apanya," ucapnya di lokasi.

    Personel BNNP Sumut itu dianggap bertindak tidak sesuai prosedur. Doni lantas membubarkan razia yang sedang berlangsung secara tiba-tiba.

    "Kita bubar, semua bubar," ujar Doni saat meninggalkan lokasi.

    Sesampainya di Mako Sabhara Polrestabes Medan, Doni memimpin apel pembubaran razia. Ia mengutarakan kekecewaannya terhadap kinerja personel BNNP Sumut.

    "Saya tadi agak dongkol. Kita bubar aja, dari pada makan hati dan hanya main-main saja. Kasihan rekan-rekan sekalian, kita masih banyak tugas besok," terangnya.

    Pada kesempatan itu, Doni menegaskan tidak akan mengikutsertakan BNNP Sumut dalam gelaran razia narkotika. "Ke depan, tidak usah lagi kita gunakan BNN kalau ada dusta di antara kita. Mendingan kita gunakan diri kita sendiri," katanya mengakhiri apel.

    Doni menduga, razia di Diskotek Delta sudah bocor. Dugaan itu muncul karena diskotek sudah sepi saat petugas datang. Namun, banyak puntung rokok berserakan.

    "Masa pengunjungnya sepi. Padahal saya melihat ada puntung rokok berserakan. Tak bisa dihindari, sebelumnya pengunjung ramai," terangnya.

    Saat apel pembubaran razia, tak satu pun anggota BNNP Sumut yang ikut. Mereka datang ke Mako Sabhara Polrestabes Medan hanya untuk mengambil kendaraan.



    (NIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id