13 Juta batang Rokok Disita di Padang

12 Juli 2018 17:16 wib
ilustrasi
ilustrasi

Pariaman: Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pabean B Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat, telah menyita 13 juta batang rokok ilegal di daerah itu selama Januari hingga Juni 2018.

"Total terdapat 65 kali penindakan selama periode tersebut, dan saat ini rokok itu belum dimusnahkan," kata Kepala Kantor Pengawasan dan PelayananBea dan Cukai Pabean B Teluk Bayur Padang, Hilman Satria, saat kegiatan sosialisasi ketentuan cukai di Pariaman, Kamis, 12 Juli 2018. 

Ia menjelaskan rokok ilegal tanpa cukai tersebut hingga kini belum dimusnahkan karena masih menunggu keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia. 

Dari hasil penindakan selama periode tersebut, pihak Bea dan Cukai telah
berhasil menyelamatkan potensi keuangan negara sekitar Rp9 miliar Namun, ujarnya, pihak Bea dan Cukai mengakui masih belum maksimal dalam upaya penindakan serta mengawasi peredaran gelap rokok ilegal maupun barang
jenis lainnya.

Oleh karena itu, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pabean B Teluk Bayur Padang mendukung dan mendorong agar pemerintah daerah di provinsi itu agar ikut serta menggiatkan sosialisasi pengawasan rokok ilegal.

Selain rokok ilegal, pihak bea dan cukai juga berhasil menyita aneka kosmetik, "sex toys", obat-obat suplemen yang berasal dari berbagai negara seperti Malaysia.

Khusus rokok ilegal, bentuk pelanggaran yang dilakukan seperti tanpa label cukai, cukai yang dipalsukan, cukai bekas, dan menggunakan cukai merek rokok lain.

Sementara itu Asisten II bidang perekonomian Kota Pariaman Yanrileza, mengatakan, sosialisasi terkait ketentuan cukai diperlukan bagi semua
masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran terkait peredaran gelap rokok
ilegal.

Menurut dia, selain merugikan negara rokok ilegal yang dijual bebas juga berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat terutama perokok itu sendiri.

"Salah satu tugas pemerintah daerah adalah mengawasi barang-barang yang
keberadaan serta peredarannya perlu dikendalikan salah satunya rokok
ilegal," kata dia. 


(ALB)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.