80% Perceraian di Bengkulu Selatan Dipicu Media sosial

    Surya Perkasa - 07 Juli 2018 11:49 WIB
    80% Perceraian di Bengkulu Selatan Dipicu Media sosial
    Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
    Bengkulu: Pengadilan Agama Manna, Bengkulu Selatan, Bengkulu, mencatat jumlah perceraian di 2018 sudah mencapai 447 kasus. Sebagian besar di antaranya dipicu penggunaan media sosial yang kurang bijak.

    Seperti yang dilansir Antara, jumlah perceraian di periode yang sama pada 2017 mencapai 775 kasus. Panitera Pengadilan Agama Manna, Sairu, menyebut 80 persen perselisihan dan pertengkaran berujung cerai disebabkan media sosial.

    "Berdasarkan kasus yang kami tangani, kemajuan teknologi menyebabkan perkara perceraian dalam hubungan rumah tangga," kata Sairu, Sabtu, 7 Juli 2018.

    Suami-istri aktif memakai media sosial dan melupakan tugas dan kewajiban. Penggunaan media sosial yang tidak bijak ini biasanya menyebabkan pertengkaran dan perselisihan.

    Ketika salah satu pasangan menggunakan media sosial secara berlebihan, rentan terjadi salah paham.

    "Status dan komentar romantis, serta komunikasi sembunyi-sembunyi memicu kecemburuan dan pertengkaran yang akhirnya berujung cerai," kata dia.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id