Wali Kota Aceh Juga Larang Perayaan Valentine

    Antara - 14 Februari 2018 11:33 WIB
    Wali Kota Aceh Juga Larang Perayaan Valentine
    Pekerja membuat bantal berbentuk hati di Kagokan, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Senin (12/2). Menjelang Hari Valentine atau hari kasih sayang, perajin setempat mampu menjual 500 bantal dalam sehari. Bantal-bantal tersebut dijual dengan harga Rp30.000 ribu h
    Banda Aceh: Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengimbau warga di kotanya, tidak merayakan hari valentine atau hari kasih sayang karena bukan budaya Islam.

    "Kami meminta warga kota, khususnya kalangan anak muda tidak merayakan hari valentine karena bukan budaya Islam," kata Aminullah Usman di Banda Aceh, Selasa 13 Februari 2018.

    Menurut Aminullah Usman, perayaan Valentine Day atau hari kasih sayang tidak diajarkan dalam Islam. Dan sebagai muslim tentunya haram hukumnya bila dirayakan.

    Selain itu, kata Aminullah, perayaan Valentine juga tidak sesuai dengan budaya dan adat istiadat orang Aceh. Budaya dan adat istiadat masyarakat Aceh bernafaskan Islam.

    "Selain tidak dianjurkan dalam agama Islam, juga tidak sesuai dengan budaya. Jadi tidak perlu dirayakan," ujar Aminullah.

    Aminullah telah memerintahkan Satpol PP dan Wilayatul Hisbah untuk mengawasi agar tidak ada kegiatan perayaan Valentine di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

    "Tolong petugas Satpol PP dan WH lakukan pengawasan, pastikan tidak ada satu lokasi pun yang dimanfaatkan untuk merayakan Valentine di Banda Aceh," tegas Aminullah Usman.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id