BNN Kepri Musnahkan 39.804 Butir Ekstasi dan 7 Kg Sabu

    Anwar Sadat Guna - 01 Maret 2018 16:42 WIB
    BNN Kepri Musnahkan 39.804 Butir Ekstasi dan 7 Kg Sabu
    Kepala BNNP Kepri Richard Nainggolan menunjukkan barang bukti sabu yang akan dimusnahkan, di halaman Kantor BNNP Kepri, Nongsa, Kota Batam, Kamis, 1 Maret 2018.
    Batam: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 7.174 gram dan 39.804 butir ekstasi, di Kantor BNNP Kepri, Kota Batam, Kamis, 1 Maret 2018. Barang bukti narkotika yang disita itu berasal dari delapan kasus peredaran gelap narkoba di Kepri.

    Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan mengatakan, pengungkapan pertama kasus peredaran gelap narkoba yang berhasil diungkap petugas, yakni penangkapan dua pria berinisial A, 30, dan S, 27, saat kedapatan membawa 1.538 gram sabu di Bandara Hang Nadim, Batam, pada 9 Januari 2018. 

    Petugas BNNP Kepri yang mengembangkan kasus berhasil menangkap tersangka lain, yakni J, 23 dan seorang perempuan berinisial SR, 20. "Keduanya ditangkap di Tanjungpinang. Mereka bagian dari sindikat narkoba internasional," ujarnya. 

    Kasus kedua yakni tertangkapnya MA, 24, warga negara Malaysia di kawasan Botania, Batam Centre, Kota Batam, 11 Januari 2018. MA ditangkap saat membawa 100 gram sabu. Hasil pengembangan, BNNP Kepri menangkap dua tersangka lain, yakni F, 36 dan S, 33. Dari tangan keduanya, kata Richard, petugas menyita 2,88 gram sabu. 

    BNN Kepri Musnahkan 39.804 Butir Ekstasi dan 7 Kg Sabu
    Kasus ketiga yakni di Pelabuhan feri internasional Batam Centre. Di lokasi ini, petugas Bea Cukai menangkap MF, 29, warga negara Malaysia karena kedapatan membawa sabu seberat 241,13 gram. Petugas Bea Cukai lalu berkoordinasi dengan BNNP Kepri untuk mengembangkan kasus itu. 

    Hasilnya, petugas menangkap tiga warga negara Malaysia yakni MFZ ,34; MN, 37; dan MNR, 37 beserta barang bukti sabu seberat 839,86 gram. Kasus keempat yang berhasil diungkap, sambung Richard, yakni pada 27 Januari 2018, di depan Perumahan Bida Asri I, Kota Batam. "Petugas menangkap pria berinisial M, 27, karena kedapatan menyimpan 1.208 gram sabu," ujarnya. 

    Adapun kasus kelima yang berhasil diungkap, kata dia, yakni di Bandara Hang Nadim Batam, pada 30 Januari 2018. Petugas Bea Cukai menangkap AT, 24, saat kedapatan membawa sabu seberat 1.282 gram. "Tersangka berikut barang bukti kemudian diserahkan kepada BNNP Kepri untuk proses hukum lebih lanjut," tuturnya. 

    BNN Kepri Musnahkan 39.804 Butir Ekstasi dan 7 Kg Sabu

    Pengungkapan selanjutnya adalah tertangkapnya empat pria, masing-masing; L, 30; B, 38; N, 24, dan T, 31 kedapatan membawa narkotika golongan I jenis ekstasi sebanyak 40.000 butir. Keempat tersangka adalah warga negara Malaysia.  "Mereka kami tangkap di salah satu daerah di Nagoya, Kota Batam, pada 4 Februari 2018," ujar Richard.

    Pada tanggal yang sama, yakni 4 Februari 2018, sekira pukul 17.30 WIB, petugas BNNP Kepri juga mengamankan seorang tersangka, F, 27 karena kedapatan memiliki narkotika golongan I jenis sabu seberat 1.011 gram. "Tersangka ini juga bagian dari jaringan atau sindikat narkoba internasional," tambah Richard.

    Adapun kasus terakhir yang berhasil diungkap, saat petugas BNNP Kepri meringkus dua kurir narkoba, yakni SU, 51 dan M, 39 karena kedapatan memiliki sabu seberat 1.468,83 gram. Keduanya ditangkap, Senin 5 Februari 2018, di Pasar Sei Harapan, Sekupang Kota Batam.

    Atas perbuatan para tersangka tersebut, tambah Richard, mereka dikenakan Pasal 114 ayat (2),  Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Beberapa perkara ada yang sudah kami limpahkan ke kejaksaan dan sebagian lainnya masih dalam pemeriksaan," pungkasnya. 

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id