Inovasi dalam HUT ke-50 Media Indonesia

    Yatin Suleha - 27 Januari 2020 20:22 WIB
    Inovasi dalam HUT ke-50 Media Indonesia
    CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib bersama pimpinan Media Group memotong tumpeng saat acara syukuran 50 tahun Media Indonesia, di Grand Studio Metro TV, Kedoya, Jakarta, Minggu 19, Januari 2020. (Foto: MI/Susanto)



    Jakarta: Jajaran stand dan semangat kemeriahan sangat terlihat di Senin, 27 Januari 2020 siang. Di hari yang cerah ini Media Indonesia menggelar perayaan ulang tahunnya yang ke-50. Usia setengah abad media yang punya tagline 'Jujur Bersuara' ini berbagai inovasi dilakukan.

    "Media Indonesia melakukan berbagai upaya supaya bisa bertahan. Karena kita tahu sekarang era disrupsi, media cetak mengalami penurunan dan segala upaya kita berhasil, mulai penghematan dan kreasi kita tahun 2019," kata Direktur Pemberitaan Media Indonesia, Usman Kansong di acara HUT Ke-50 MI, di Gedung Studio Grand Metro TV, Jakarta Barat, Senin, 27 Januari 2020.






    Usman merasa di usia emas ini, terasa sangat khusus sebagai salah satu media cetak yang mampu bertahan di tengah gempuran era digital. Mulai dari era Orde Baru hingga di masa kebebasan pers seperti saat ini.

    "Peringatan MI ke-50 sangat spesial karena 50 tahun banyak istilah yang disebutkan orang golden age karena itu kita melakukan berbagai kegiatan," ujarnya.

    Ia menjelaskan, dari tahun ke tahun MI selalu mengadakan berbagai acara di ulang tahunnya. Di usia 50 ini MI mengadakan syukuran dan santunan kepada anak yatim piatu, menurunkan edisi khusus 50 berita Indonesia yang berpengaruh. Hingga menyelenggarakan berbagai kegiatan layanan publik.

    "Kita melakukan berbagai kegiatan. Ada dua acara dari empat tahun lalu yang rutin diselenggarakan yaitu kuliah umum dan festival kopi," tuturnya.

    Acara HUT ke-50 Media Indonesia ini turut dihadiri Chairman Media Group Surya Paloh, CEO Media Group Mirdal Akib, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Turut memeriahkan juga puluhan stand kopi dalam Festival Kopi, salah satunya Siki Coffee dari Bandung.

    Kedai kopi asal Jawa Barat ini mengaku sudah beberapa kali mengikuti acara yang diadakan oleh Media grup. Dan, untuk festival kopi ini sudah yang ketiga kalinya.

    Asep Tarhono selaku pemilik Siki Coffee mengungkapkan alasannya bergabung dengan festival adalah untuk mempromosikan kopi nusantara.

    Inovasi dalam HUT ke-50 Media Indonesia
    (Asep Tarhono selaku pemilik Siki Coffee mengungkapkan alasannya bergabung dengan festival adalah untuk mempromosikan kopi nusantara. Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)

    "Selain karena Hotel Papandayan tempat di mana Siki Coffee berada termasuk dalam media grup. Misi saya ikut festival juga ingin mempromosikan kopi nusantara. Saya mencoba untuk terus berinovasi membuat beberapa menu," papar pria yang ramah ini.

    "Kalau tahun 2018 saya pernah buat Coffee Mixologi. Nah, yang terbaru adalah Winesuco (wine-dari ketan hitam campur susu dan coffee). Mixologi itu pertama di Asia Tenggara. Saya mau orang tahu kalau kopi asal Jawa Barat itu bisa diapain aja," tuturnya.

    Asep mengaku selain ingin mempromosikan Siki Coffee dirinya juga ingin menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa minum kopi itu sehat. Dengan begitu, orang akan lebih mengenal Siki Coffee.

    Inovasi dalam HUT ke-50 Media Indonesia
    (Kelebihan Siki Coffee daripada yang lain itu karena Siki Coffee menggunakan mesin roasting hotel roasted. Di Indonesia baru ada tiga kedai yang menggunakan mesin tersebut. Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)

    "Kelebihan Siki Coffee daripada yang lain itu karena Siki menggunakan mesin roasting hotel roasted. Nah, di Indonesia ini baru ada tiga yang pakai salah satunya ya Siki Coffee. Kebetulan saya sendiri yang bikin mesinnya," paparnya sambil menyuguhkan kopi.

    "Jadi kalau orang lain roasting mungkin sampai beberapa menit, saya cuma lima menit roasting udah mateng. Di sini juga tidak ada yang namanya zat akrilamit (Akrilamida atau amida akrilat) yang memicu kanker itu ya. Karena memang tidak berkarbon," jelas Asep.

    Inovasi dalam HUT ke-50 Media Indonesia
    (Winesuco adalah kombinasi wine-dari tape ketan hitam, susu dan kopi termasuk menu terbaru dari Siki Coffee. Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)

    Pada festival yang digelar hingga 30 Januari 2020 tersebut, Asep menyebutkan bahwa Siki Coffee memberikan harga spesial dari biasanya. Untuk Mixology dan Winescuco dihargai Rp50 ribu. Sedangkan, untuk Kopi Gatot, kopi favoritnya Pak Surya Paloh dibanderol sekitar Rp25 ribu.



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id