Mengemas MotoGP Mandalika Semenarik Mungkin

    A. Firdaus - 04 Desember 2019 10:02 WIB
    Mengemas MotoGP Mandalika Semenarik Mungkin
    Salah satu destinasi wisata di Mandalika (Foto: Kemenparekraf)
    Ubud: Kurang dua tahun lagi, Indonesia akan kembali menjadi tuan rumah MotoGP. Setelah terakhir kali terjadi pada 24 tahun silam, saat ajang kuda besi paling bergengsi tersebut masih berstatus GP 500 cc di Sirkuit Sentul, Bogor.

    Kendati begitu, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Selain infrastuktur sirkuit yang akan bertempat di Mandalika, beberapa lokasi penunjang juga harus dibenahi. Salah satunya objek wisata di sekitar penyelenggaraan.

    Tak berhenti di situ, dibutuhkan juga paket wisata yang menarik. Yang tak lain demi menghadirkan daya tarik para wisatawan mancanegara, agar datang ke Indonesia bukan hanya sekadar menonton para pembalap motor tingkat dunia, melainkan mengenal ragamnya pariwisata di Tanah Air.

    Salah satunya datang dari wisatawan Timor Tengah, di mana mayoritas masyarakatnya yang ekspatriat sangat membutuhkan hiburan sekelas balapan. Sebagai buktinya, Uni Emirat Arab telah menggelar Formula 1 di Sirkuit Yas Marina.

    “Kalau event MotoGP Mandalika dikemas sebagai paket wisata yang menarik saya yakin akan banyak diminati wisman Dubai maupun dari kota-kota besar lain di UEA dan sekitarnya,” kata Vice Consul KJRI Dubai, M. Arief Ramadhan, saat berdialog dengan para peserta Media Trip Dubai di Hotel Sthala Ubud, Bali, akhir pekan lalu.

    Selain itu, Arief mengatakan, di kalangan masyarakat UEA, Bali juga merupakan tempat wisata yang paling digemari. Bahkan belakangan ini, Lombok juga semakin difavoritkan untuk dikunjungi.

    Hal senada juga disampaikan perwakilan VITO (Visit Indonesia Tourism Officer) di Dubai, Nour Aridi. Ia menganggap pentingnya strategi promosi yang tepat untuk menarik wisatawan dunia yang ada di Dubai dan kota-kota besar UEA lainnya.

    “Tinggal bagaimana strategi dari manajemen MotoGP mempromosikan event GP Mandalika tersebut. Waktu relatif cukup untuk melakukan strategi promosi,” kata Nour Aridi.

    Mengemas MotoGP Mandalika Semenarik Mungkin
    Progres sirkuit Mandalika (Foto: Ahmad Subaidi/Antara)

    Sebelumnya dalam kesempatan terpisah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio berharap event MotoGP di Mandalika Lombok nantinya akan menjadi event MotoGP terbaik di dunia.

    "Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2021 akan jadi event Moto GP yang terbaik yang pernah ada, Insya Allah," kata Wishnu dalam kunjungan kerja ke Mandalika, baru-baru ini.
     
    Dengan selesainya Mandalika International Street Circuit pada tahun depan, menurut Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer, akan  memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat dan Indonesia.

    Di antaranya dalam penciptaan lapangan kerja langsung bagi sekitar 7.500 orang, memberikan tambahan investasi lokal sebesar 150 juta dolar AS. Di samping itu, menambah jumlah kunjungan wisman ke Indonesia hingga 300.000 wisman pertahun, juga mendorong meningkatnya belanja wisatawan hingga USD40 juta per tahun.
     
    Kegiatan Media Trip Dubai ke Bali dan Lombok berlangsung dalam 8 hari yakni 4 hari di Bali antara lain mengunjungi Ubud, Kintamani, Desa Wisata (terbersih dunia) Penglipuran, Seminyak, dan Kuta. Sedangkan 4 hari kedua di Lombok akan mengunjungi Mandalika (New Sirkuit for MotoGP 2021), Kampus Poltekpar Lombok, Sade Village dan Tetebatu Village, serta Gili Islands.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id