Tips Traveling Aman Pencurian Tas ala Dzawin

    Sunnaholomi Halakrispen - 15 Desember 2019 11:05 WIB
    Tips Traveling Aman Pencurian Tas ala Dzawin
    Dzawin Nur Ikram bagikan tips kala bepergian. (Foto: Dok. Instagram Dzawin Nur Ikram/@dzawin_nur)
    Jakarta: Beberapa bulan terakhir, kerap terjadi pencurian isi tas bahkan seluruh tas di dalam kereta. Sebelum hal buruk itu terjadi, upayakan untuk menghindarinya.

    Dzawin Nur Ikram selaku salah satu komedian yang gemar traveling sering kali bepergian menggunakan kereta. Ia punya tips traveling yang aman dengan kereta, meskipun dirinya mengaku tidak memerhatikan keamanan karena selalu beruntung tasnya aman selama ini.

    "Kalau masalah penukaran isi tas, saya enggak pernah sih ngalamin hal itu. Tas saya taruh di atas kepala saja. Tapi kalau saya traveling selalu bawa minimal dua tas," ujar Dzawin kepada Medcom.id.

    Kedua tas itu memiliki fungsi yang berbeda. Satu tas berukuran besar berisi baju, celana, pakaian dalam, dan segala macam barang yang tidak terlalu berharga baginya, ditaruhnya di tempat barang yang di atas kepala.

    Sedangkan tas kedua ialah tas selempang. Tas kecil ini berisi dokumen, uang, handphone, KTP, dan segala macam barang berharga. Termasuk paspor, jika Dzawin traveling ke luar negeri.


    (Dzawin Nur Ikram, komedian yang gemar traveling ini selalu meletakkan satu tas berisi dokumen penting di tas funny pack-nya. Foto: Dok. Instagram Dzawin Nur Ikram/@dzawin_nur)

    Semuanya disebut sebagai nyawanya selama perjalanan ada di tas selempang. Maka demikian, tas ini tidak pernah lepas dari dirinya. Ketika tidur pun tas itu dipeluknya.

    "Enggak pernah dilepas sama sekali. Bahkan kalau saya ke masjid mau wudhu juga tetap nempel, kalau saat salat saya taruh di depan saya jadi saya perhatikan keamanannya," akunya.

    Pria yang gemar traveling mendaki gunung ini juga memiliki tas ultralight atau tas berbahan sangat ringan namun kuat menampung beban berat. Tasnya bisa dilipat saat sedang tidak digunakan.

    Tas ini dimanfaatkan Dzawin untuk meletakkan barang berharga yang ukurannya tidak muat dimasukkan ke dalam tas selempang. Misalnya, laptop serta tiga kamera yang dibawanya untuk keperluan project.

    "Jadi kalau pun nanti ada kasus penukaran, itu dia mau nukar barang kita yang ada di tas ya yang dia dapat isinya sempak. Kan enggak apa-apa celana dalam hilang. Sayang sih, tapi kan bisa beli lagi di toko Rp50 ribu-an," ucapnya sambil tertawa.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id