Mencicip Susu Boyolali Nan Sehat

    Arthurio Oktavianus Arthadiputra - 29 Maret 2020 17:00 WIB
    Mencicip Susu Boyolali Nan Sehat
    Patung Lembu Sora yang menjadi maskot Kota Boyolali di Komplek Perkantoran Terpadu Boyolali. (Foto: Dok. Arthurio Oktavianus)
    Boyolali: Kebutuhan tubuh akan nutrisi yang sehat salah satunya bersumber dari meminum susu, baik susu yang segar langsung dari sapi perah yang dimasak terlebih dahulu, atau pun susu olahan pabrikan. 

    Nah, kalau Anda berada di Boyolali, Jawa Tengah, coba cicip Susu Boyolali yang segar nan sehat.

    Dikenal sebagai daerah sapi perah, Kota Boyolali menggantungkan pendapatan daerahnya dari sektor peternakan. Jumlah sapi perah yang dipelihara oleh penduduk Boyolali bahkan meningkat setiap tahunnya.

    Berdasarkan data BPS Boyolali dalam Angka Tahun 2020, jumlah sapi perah di Boyolali di tahun 2017 sebanyak 96.066 ekor dan tahun 2018 sebanyak 99.311 ekor. Jumlah ini juga meningkatkan jumlah produk olahan susu sapi perah yang dilakukan secara mandiri oleh penduduk.

    Kota Boyolali memiliki banyak produksi unggul dalam pengolahan susu sapi perah. Satu di antaranya adalah produk Susu Boyolali. Produk minuman kemasan ini diolah di Kios Pasar Ngangrung, Desa Singosari, Mojosongo, Boyolali.

    Mencicip Susu Boyolali Nan Sehat
    (Aneka produk Susu Boyolali yang dipasarkan berasal dari hasil susu sapi perah peternak Boyolali. Foto: Dok. Arthurio Oktavianus)

    Yoghurt dan pasteurisasi

    Edwien Yudhianto, owner produk Susu Boyolali, mengatakan bahwa produksi olahan susu sapi perah yang dikelolanya berupa susu yoghurt dan pasteurisasi. Dalam sehari, kapasitas produksi susu yang diolah sebanyak 200 liter.

    “Untuk produk yoghurt ada varian rasa vanila, stroberi, dan greentea. Sedangkan produk susu pasteurisasi ada varian rasa cokelat dan stroberi,” kata Edwien.

    Usaha produksi olahan susu ini sudah dijalani Edwien sejak 2016 dan daerah pemasaran produksi mencakup wilayah Boyolali, Magelang, Semarang dan Solo. 

    Bahkan, produk minuman pasteurisasi Susu Boyolali sudah menjadi minuman tetap untuk SMA Taruna Nusantara Magelang.
     
    Tak heran, karena manfaat yang terkandung dalam segelas susu sangat banyak. Seperti kalori, protein, kalsium, vitamin, potasium dan kolin, yang dibutuhkan oleh tubuh. Apalagi dimasa pertumbuhan.

    Mencicip Susu Boyolali Nan Sehat
    (Produk minuman Susu Boyolali berupa susu pasteurisasi untuk SMA Taruna Nusantara. Foto: Dok. Arthurio Oktavianus)

    Peternakan lokal

    Susu sapi perah yang diolah oleh Edwien berasal dari hasil susu perah peternak lokal. Menurutnya, penyuplai susu untuk produk Susu Boyolali adalah Dusun Singosari dan Dusun Singosaren.

    Perjalanan masuknya sapi perah di Boyolali cukup lama, yakni sejak tahun 1970-an, bersamaan dengan Friesian Holstein (sapi FH) jilid II. Peranakannya hasil silang sapi jantan Jawa dan sapi betina FH yang disebut sapi granti.

    Dan, tahun 2009 adalah titik dimulainya olahan susu di Boyolali, yang mendapat pendampingan dari pemerintah daerah.

    “Sebagai desa yang menjadi lumbung susu segar, maka dibuat produk olahan Susu Boyolali dengan bendera Finetskeekefir,” kata Edwien.

    Nama bendera tersebut juga menjadi nama akun di media sosial @finetskeekefir, agar menjangkau lebih luas para konsumennya. 



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id