Ini Enaknya Jalan-jalan dengan Sesama Perempuan

    Sunnaholomi Halakrispen - 10 Januari 2020 14:24 WIB
    Ini Enaknya Jalan-jalan dengan Sesama Perempuan
    Ada kenyamanan yang lebih saat jalan-jalan bareng dengan sesama perempuan dibandingkan dengan ada laki-lakinya. (Foto: Ilustrasi Pexels)
    Jakarta: Travelling sebagai kegiatan refreshing bukan hanya sebagai hobi, melainkan juga gaya hidup. Tak hanya pria, kaum hawa pun kian bepergian untuk menikmati keindahan wisata yang mereka tuju.

    Selain untuk melepas penat, ternyata travelling memiliki sejumlah manfaat bagi perempuan. Apalagi jika bepergian bersama teman-teman perempuan mereka.

    Pertama, pastinya lebih leluasa mandi bersama di permandian air hangat. Sambil bercerita tentang aktivitas hingga kepenatan yang selama ini menumpuk di pikiran masing-masing.

    Kelompok travelling perempuan juga bisa berlibur bersama, menunggang kuda di Mongolia. Mempelajari gerakan tarian-tarian di Paris, atau pergi berfoto safari di Tanzania. Di beberapa perjalanan, traveler juga bisa lebih mengenal warga setempat.

    "Sejumlah wisata khusus perempuan, khususnya ke Timur Tengah, Asia dan Afrika, memberi traveler dari wilayah lain tentang pandangan di belakang layar. Bagaimana perempuan lokal hidup dan bekerja dalam masyarakat yang sangat berbeda dari yang mereka miliki," ujar Skift selaku perwakilan perusahaan yang menentukan tren traveling secara global.

    Seringkali, para pelancong adalah perempuan dari usia tertentu. Contohnya, Barbara Rivera, 71 tahun, mendaftar untuk perjalanan naik eretan khusus perempuan di sepanjang pantai utara Danau Superior dengan Adventures in Good Company, yang berbasis di Baltimore.

    "Saya telah bepergian dengan kelompok khusus perempuan dan dengan kelompok campuran. Saya menemukan bahwa pasangan tidak selalu berintegrasi dengan baik dengan traveler lain," tutur Rivera selaku pensiunan eksekutif perbankan dari daerah Chicago yang pindah ke Blairsville.

    "Juga, dalam perjalanan khusus perempuan, ini bukan lingkungan yang kompetitif. Tidak ada coretan dan semua orang tampak lebih seperti diri mereka sendiri. Itu yang membuat saya lebih nyaman," tambahnya.

    Rivera mengaku merasa sangat nyaman ketika naik kereta saat musim dingin. Bahkan, merasa spektakuler ketika memiliki waktu sehari penuh di luar rumah dengan suhu di bawah nol derajat.

    "Tetapi kami mematahkan jejak di salju yang baru, tanpa ada bukti ada orang yang pernah berada di sana sebelum kami. Saya senang berada di lingkungan yang indah," ucap dia.

    Sementara itu, kian hari semakin banyak perusahaan tur yang fokus pada perjalanan untuk wanita yang lebih bijaksana. Salah satunya, Marian Marbury, 67, selaku pendiri Adventures in Good Company sekitar 20 tahun yang lalu dan perusahaannya selalu berspesialisasi dalam perjalanan khusus perempuan.

    "Perjalanan ini sama sekali bukan tentang tidak adanya laki-laki. Mereka tentang perempuan yang bersama perempuan, menikmati persahabatan. Koneksi yang dibentuk perempuan jauh lebih dalam daripada di perjalanan campuran," pungkas Marian.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id