Kimono Termahal di Jepang ternyata Diwarnai Menggunakan Lumpur

    Kumara Anggita - 19 Mei 2020 11:35 WIB
    Kimono Termahal di Jepang ternyata Diwarnai Menggunakan Lumpur
    Kimono Oshima Tsumugi. (Foto: Great Big Strory)
    Jakarta: Salah satu kimono yang paling bergengsi di Jepang dinamakan Kimono Oshima Tsumugi. Kimono ini tampak sederhana, namun memiliki detail yang indah.

    Meski begitu, tahukah Anda bahwa proses pembuatan kimono ini tak seindah penampilannya. Usut punya usut, ternyata kimono ini menggunakan lumpur.

    Motoji Komei, Pemilik Toko Kimono Ginza Motoji di Ginza, Tokyo menjelaskan bahwa Kimono Oshima Tsumugi adalah kimono paling mewah. Dari kejauhan, kimono ini terlihat pucat dan sederhana. Tapi ketika dilihat dari dekat, Anda akan melihat detail rajutan yang begitu indah melambangkan estetika Jepang.

    Kimono Termahal di Jepang ternyata Diwarnai Menggunakan Lumpur
    Toko Ginza Motoji menjual Kimono Oshima Tsumugi. (Foto: Great Big Story)

    Kimono ini dibuat di Amami. Sebuah pulau yang dekat dengan laut. Legenda menunjukkan bahwa orang Amami menaruh kimononya di lumpur dan menemukan bahwa kimono mereka jadi berwarna hitam indah.

    Kanai Yukihoto, orang yang mewarnai kimono ini pun bercerita bahwa teknik ini memang sudah ada sejak lama.

    “Saya mewarnai Kimono Oshima Tsumagi dengan lumpur. Proses ini sudah dilakukan sejak tahun 1700-an,” ujar Yukihoto kepada Great Big Story.

    Proses mewarnai kimono

    Lumpur adalah salah satu bahan dari pewarnaan ini. Reaksi kimia membuat kimono yang awalnya berwarna merah berubah jadi hitam.

    “Kami mengumpulkan (batang phon) di Gunung Amami dan merebusnya di pewarna yang konsentrat. Reaksi kimia muncul ketika batangnya itu bertemu dengan besi di lumpur, lalu merah jadi berubah menjadi hitam,” jelas Motoji.

    Kimono Termahal di Jepang ternyata Diwarnai Menggunakan Lumpur
    Saat proses pewarnaan, Yukihoto menyelupkan kimono tersebut di lumpur. (Foto: Great Big Story)
    Proses perwanaan dengan batang pohon ini dilakukan berulang-ulang. Kira-kira 20-30 menit, kimono tersebut dikeringkan di sebuah lahan. Sehingga warna gelap yang pekat muncul pada lapisan-lapisan kimono itu.

    Sudah tiga generasi

    Proses yang tak biasa membuat Kimono Oshima Tsumugi ini menjadi produk yang sangat berkualitas. Ditambah lagi, proses ini sudah dilestarikan hingga tiga generasi.

    Motoji berpendapat, baju tradisional Jepang ini meski menggunakan lumpur, tapi memiliki hasil yang sangat indah. Apalagi kalau sudah dicuci dan dijahit.

    Kimono Termahal di Jepang ternyata Diwarnai Menggunakan Lumpur
    Proses perajutan dari Kimono Oshima Tsumugi. (Foto: Great Big Story)

    "Menggunakan kimono, khususnya Oshima Tsumugi adalah sebuah kebanggan untuk orang Jepang yang memakainya," tutup Motoji.

    (FIR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id