Ada Masanya Popcorn Tidak Boleh Ada di Bioskop

    Kumara Anggita - 20 Mei 2020 10:00 WIB
    Ada Masanya Popcorn Tidak Boleh Ada di Bioskop
    Kira-kira kenapa popcorn dahulu tidak boleh dibawa ke dalam bioskop ya? Berikut sejarah singkatnya. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Popcorn adalah hidangan yang identik dengan bioskop. Film jadi semakin seru dengan kehadiran makanan yang gurih ini. Namun tahukah Anda sebelumnya popcorn pernah dilarang masuk ke bioskop? 

    Dinukil dari Great Big Story, popcorn telah ada sejak lama dan makanan ini akhirnya datang ke Amerika pada pertengahan tahun 1800-an. Popcorn menjadi populer dan diproduksi besar-besaran sejak itu. 

    Biasanya popcorn adalah makanan andalan untuk dibawa ke sirkus, pertandingan, dan festival. Namun, satu tempat di mana Anda tidak bisa menemukan popcorn adalah di bioskop. 

    Waktu itu, pergi ke bioskop adalah hal yang besar. Hanya orang-orang berkelas yang bisa datang ke sana. Bahkan pada masa itu, masuk ke bioskop harus ada cek mantel.

    Namun di luar bioskop biasanya ada yang jual popcorn sehingga beberapa orang suka membawa makanan ini ke dalam dan mengunyahnya. Hal ini dianggap mengganggu penonton lain dan akhirnya ditetapkanlah peraturan baru. 

    Bukan hanya mantel yang dicek, popcorn pun juga harus dicek. Tak ada popcorn boleh masuk ke bioskop.

    Baru di tahun 1927, semua orang jadi bisa ke bioskop. Hal ini membuat bioskop menjadi hiburan yang terjangkau. Pada tahun 1945 popcorn akhirnya bisa dimakan di bioskop dan berlanjut hingga sekarang menjadi sebuah kebiasaan. Tanpa popcorn film tak terasa begitu menyenangkan bukan? 


    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id