Cara Anindita Mengembangkan Bisnis Kuliner

    Dhaifurrakhman Abas - 19 Agustus 2019 17:17 WIB
    Cara Anindita Mengembangkan Bisnis Kuliner
    Fitria Anindita Putri, (kedua dari kiri), pemilik By Anind yang sukses mengembangkan bisnis kuliner bisnis kuliner salmon mentai dan shirataki (Foto: Abas/Medcom.id)
    Awalnya Anindita sempat bekerja sebagai pengajar kursus memasak di salah satu perusahaan waralaba Amerika. Namun kemudian berhenti karena ingin usaha sendiri. Tapi ia sempat menemukan jalan terjal hingga mencapai titik terendah.

    Jakarta: Fitria Anindita Putri, pemilik By Anind, kini sudah bisa tersenyum lebar. Sebab bisnis kuliner salmon mentai dan shirataki yang sedang digeluti merangkak naik dan menghasilkan uang berlimpah.

    Akan tetapi, dia mengaku menjajal bisnis kuliner bukan perkara gampang. Sebab hal ini terkait dengan persaingan yang ketat di antara pebisnis, rasa, kualitas dan selera konsumen.

    "Untuk menjajal bisnis ini, kita butuh percaya diri, berinovasi dan buat gebrakan baru dan enggak dengerin apa kata orang," kata Anindita, saat berbincang dengan Medcom.id, dalam Youth Meet Up 2019, di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

    Anindita bercerita, awalnya dia sempat bekerja sebagai pengajar kursus memasak di salah satu perusahaan waralaba Amerika. Gajinya lumayan. Tapi lambat-laun, dia memilih mengundurkan diri dan mencoba mengembangkan bisnis kuliner secara mandiri.

    "Menu aku salmon puffs dan banoffee. Lama-lama, kok, minat orang berkurang," kata Anindita, dalam Jakarta Youth Meet Up 2019, di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Minggu, 18 Agustus 2019.

    Titik terendah

    Karena mulai sepi peminat, pendapatan Anindita merosot. Dia mengaku sempat ada pada titik terendah dan menyesal memilih berhenti dari pekerjaan lamanya.

    "Tapi, ya sudah, maju aja. Toh udah resign," ujarnya.

    Anindita percaya selalu ada jalan dalam mengembangkan setiap bisnis yang dilakukan. Jadi salah satu jalan yang dia ambil adalah merombak menu dagangan dan berani berinovasi. Saat itu dia mencoba mengombinasikan salmon mentai dan shiratakai yang tersisa di dapur.

    "Waktu itu sedang tren diet keto, dan saya sedang coba juga. Jadi saya punya stok salmon sisa MPASI anak, saya gunakan buat nyoba bikin salmon mentai shirataki," beber dia.

    Anindita mulai bereksperimen dengan menggabungkan salmon mentai dengan shirataki yang tersisa di dapur rumah. Setelah produk tersebut jadi, dia meminta suaminya mencicipi resep tersebut.

    "Setelah itu saya coba trail and error ingredients sampai ketemu rasa yang pas dan meminta suami mencicipi," katanya.

    Setelah mendapat lampu hijau dari sang suami, Anindita memberanikan diri menjual produk andalannya kepada publik. Mulanya sempat tidak ada konsumen yang menghiraukan. Namun lamat-lamat, salmon mentai dan shirataki buatan Anindita mulai tenar dan bikin konsumen kepincut.

    "Saya mengandalkan media instagram. Pasang iklan di instagram, hashtag, post foto terus menerus. Dan suruh teman dan saudara cobain untuk di rekomendasikan ke teman-temannya," ujar Anindita.

    Berbekal pengenalan produk secara jor-joran itu, dagangan Anindita laris manis. Dia mengaku selalu mengutamakan rasa dan tidak meninggalkan kualitas dalam menjual produknya agar semakin diminati pelanggan.

    Pesanan membludak

    "Ternyata responsnya alhamdulilah luar biasa. Sampai membludak dan ingredients kurang. Akhirnya telpon call center untuk tutup restoran saat itu juga," kenang dia.

    Untuk menyiasati hal tersebut, Anindita mulai meminta bantuan suami, asisten rumah tangga dan satpam buat memenuhi permintaan konsumen. Tak lama setelah itu, Anindita mulai merekrut delapan orang karyawan yang siap membantunya dalam menyediakan produk buat kosnumen.

    Anindita juga mencoba mengembangkan bisnisnya melalui media layanan pesan antar makanan Go-Food. Hal ini untuk membantu dia mengatur layanan usaha lewat aplikasi.

    Bermula dari usaha rumahan di kawasan Duren Tiga, kini produk salmon mentai dan shirataki masih menjadi incaran konsumen. Hanya saja, Anindita enggan mengutarakan berapa omzet yang dia dapatkan dari jerih payahnya tersebut.

    "Alhamdulilah omzet bisa bikin dapur ngebul terus. Dan sudah bisa buat buka cabang terbaru," tutup Anindita seraya tersenyum kepada penonton di mall Kota Kasablanka.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id