Perpusnas Siap Layani Pemustaka di Masa Kenormalan Baru

    K. Yudha Wirakusuma - 11 Juni 2020 12:11 WIB
    Perpusnas Siap Layani Pemustaka di Masa Kenormalan Baru
    Perpusnas kembali membuka layanan di Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional Jalan Medan Merdeka Selatan No. 11 Jakarta Pusat pada Kamis, 11 Juni 2020. (Foto: Istimewa)



    Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) kembali membuka layanan di Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional Jalan Medan Merdeka Selatan No. 11 Jakarta Pusat pada Kamis, 11 Juni 2020. Guna mendukung keberlangsungan layanan perpustakaan dan informasi Perpustakaan Nasional di masa pandemik perlu dilakukan pengaturan pencegahan penularan Covid-19.

    Pengaturan dilakukan melalui aturan layanan Perpusnas yang sudah disiapkan menyesuaikan dengan protokol kesehatan di masa kenormalan baru (new normal). Segala persiapan sesuai protokol kesehatan disiapkan Perpusnas demi memaksimalkan pelayanan perpustakaan di masa kenormalan baru.

     



    Sejumlah rambu pembatasan juga telah dipasang. Pemustaka/pengunjung dan pustakawan/pegawai Perpusnas yang datang juga wajib mematuhi tata tertib selama berada di area Perpusnas.
     
    Prosedur kesehatan tidak hanya dibebankan kepada pemustaka dan pustakawan, koleksi yang telah digunakan atau dipinjamkan kepada pemustaka harus dikarantina di tempat yang telah ditentukan dan akan dilayankan kembali setelah proses karantina selesai. Sebelum masuk area layanan Perpusnas, pemustaka akan dicek kondisi tubuh dan pindai QR Code sebagai tanda masuk dan keluar. 

    Pengunjung akan dibatasi, yakni 1.000 orang per harinya. Kepala Biro Hukum dan Perencanaan Perpusnas Joko Santoso mengatakan strategi baru ini dibuat untuk beradaptasi dengan masa kenormalan baru. Langkah tersebut dilakukan agar efektivitas pelayanan Perpusnas kembali berjalan.

    "Kami menyusun strategi di masa kenormalan baru demi menunjang kembali pembukaan failitas layanan Perpustakaan Nasional untuk masyarakat umum," kata Joko, dalam pesan elektroniknya.

    Sementara itu, Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando mengatakan, waktu layanan Perpusnas pada masa tatanan kenormalan baru mengalami perubahan. Semula layanan dibuka setiap hari, namun kini pelayanan hanya buka pada hari kerja (Senin-Jumat) mulai pukul 08.00 s.d. 15.30 WIB sedangkan Sabtu-Minggu, hari libur nasional dan cuti bersama tutup.

    Perubahan jam layanan menyelaraskan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 326).

    "Perpustakaan Nasional ingin tetap melayani masyarakat dengan sepenuh hati meski protokol kesehatan wajib dipatuhi seluruh elemen, baik pustakawan dan pemustaka yang datang," jelasnya.

    QR untuk datang ke Perpusnas Merdeka Selatan atau lebih dikenal dengan nama Pusnas Marsela dapat diperoleh di kunjungan.perpusnas.go.id. QR Code ini yang dipakai oleh pengunjung untuk akses masuk area layanan dan lantai koleksi yang dituju.

    Jika sudah selesai, pemustaka diminta check-out di counter yang berada di Graha Literasi dan Basement1 dengan menyerahkan bukti cetak QR Code kepada petugas.

    Peraturan seperti pemakaian masker, keharusan mencuci tangan, wajib mengukur suhu tubuh oleh kader kesehatan, menerapkan etika batuk dan bersin dengan benar dan tidak meludah sembarangan, menjaga jarak (physical distancing).

    Selain itu juga harus mematuhi prosedur pemanfaatan koleksi, menggunakan sarung tangan yang diberikan pustakawan sebelum memanfaatkan koleksi, bersedia menerima teguran dari petugas apabila tidak mematuhi protokol kesehatan wajib ditaati pemustaka selama berada di lingkungan Perpusnas. 

    Apabila kedapatan bersuhu tubuh di atas 37,3 derajat celsius, pemustaka akan diarahkan untuk memeriksakan diri di fasilitas layanan kesehatan dan tidak menggunakan seluruh fasilitas layanan perpustakaan secara onsite.

    "Kami mohon bagi pemustaka untuk tidak memaksakan diri memanfaatkan layanan perpustakaan jika kurang sehat. Pemustaka bisa menikmati layanan perpustakaan secara online yang bisa dinikmati pemustaka kapan tanpa batas waktu," tutupnya.




    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id